BERITA TERKINI
Indonesia, Papua Nugini, dan Australia Sepakati Penguatan Keamanan Kawasan dalam Pertemuan Trilateral Perdana

Indonesia, Papua Nugini, dan Australia Sepakati Penguatan Keamanan Kawasan dalam Pertemuan Trilateral Perdana

JAKARTA — Indonesia, Papua Nugini, dan Australia menyepakati penguatan keamanan kawasan melalui pertemuan trilateral perdana tingkat menteri pertahanan. Pertemuan tersebut mempertemukan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertahanan Papua Nugini Billy Joseph, serta Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia Richard Marles pada Rabu (3/12/2025).

Dalam kesepakatan itu, ketiga negara akan membangun mekanisme trilateral yang terstruktur dan diselenggarakan secara tahunan. Sjafrie menyatakan, kerja sama tersebut ditujukan untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi tantangan keamanan tradisional maupun non-tradisional.

“Melalui mekanisme trilateral yang terstruktur dan bersifat tahunan, ketiga negara sepakat memperkuat koordinasi menghadapi tantangan keamanan tradisional dan non-tradisional, mulai dari keamanan maritim,” kata Sjafrie dalam siaran pers yang diterima pada Kamis (4/12/2025).

Selain keamanan maritim, pembahasan juga mencakup bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, serta peningkatan kapasitas pertahanan dan keamanan manusia. “(Selain itu) bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, hingga peningkatan kapasitas pertahanan dan keamanan manusia,” ujar Sjafrie.

Sjafrie menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antarnegara bertetangga melalui dialog dan pertemuan yang intensif. Menurut dia, frekuensi kunjungan yang lebih sering dapat memperkuat rasa kekeluargaan antarnegara.

“Kami memahami pentingnya pertemuan ini. Dari sini, kita dapat meningkatkan dan mengembangkan kerja sama antara Indonesia, Australia, dan Papua Nugini,” kata Sjafrie.

Ia juga meyakini pertemuan trilateral menteri pertahanan pertama ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat dialog pertahanan, meningkatkan kerja sama praktis, serta berkontribusi pada keamanan kawasan. “Semoga pembahasan ini membuka jalan bagi keterlibatan yang lebih erat dan terbangunnya kepercayaan strategis untuk kebaikan negara-negara kita dan kawasan Indo-Pasifik yang lebih luas,” ujar Sjafrie.