BERITA TERKINI
Indonesia dan Jepang Perdalam Kemitraan Ekonomi Strategis Lewat Dialog IJCD di Jakarta

Indonesia dan Jepang Perdalam Kemitraan Ekonomi Strategis Lewat Dialog IJCD di Jakarta

Indonesia dan Jepang kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis melalui pelaksanaan Second Indonesia–Japan Cooperation Dialogue (IJCD) yang digelar di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha C. Nasir dan Wakil Menteri Luar Negeri Jepang Akahori Takeshi. Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri RI, IJCD ke-2 merupakan tindak lanjut dari pertemuan 2+2 Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara pada November 2025, sekaligus menjadi momentum untuk memperdalam arah kerja sama di tengah dinamika geo-ekonomi global yang kian kompleks.

Dalam dialog itu, kedua pihak menegaskan komitmen memperkuat sinergi pada sejumlah sektor prioritas, meliputi perdagangan, investasi, transisi energi, ekonomi maritim, serta pengembangan industri strategis. Jepang dipandang sebagai mitra kunci bagi Indonesia dalam mendukung agenda transformasi ekonomi, termasuk melalui investasi berkualitas, hilirisasi industri, dan kerja sama pembangunan berkelanjutan.

Indonesia dan Jepang juga sepakat memperkuat stabilitas rantai pasok kawasan serta mendorong kolaborasi pada sektor-sektor masa depan seperti energi bersih, ekonomi digital, dan pembangunan infrastruktur strategis. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan adaptif di tengah ketidakpastian global.

Selain itu, kedua negara menggarisbawahi pentingnya kerja sama di bidang emerging technologies untuk memperkuat daya saing, mendorong inovasi, dan memastikan ketahanan ekonomi di tengah disrupsi global yang berlangsung cepat.

Pertemuan ini turut menegaskan tekad kedua negara membangun kemitraan ekonomi yang lebih kokoh, inklusif, dan berorientasi masa depan, tidak hanya untuk kepentingan nasional masing-masing, tetapi juga untuk mendukung stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik. IJCD pertama kali diselenggarakan di Tokyo pada 2021.

Hubungan diplomatik Indonesia–Jepang yang terjalin sejak 1958 disebut terus menunjukkan peningkatan, dari Strategic Partnership for Peaceful and Prosperous Future pada 2006 hingga menjadi Comprehensive Strategic Partnership pada 2023.

Di bidang ekonomi, Jepang tetap menjadi salah satu mitra utama Indonesia. Total perdagangan bilateral pada 2025 tercatat mencapai USD32,07 miliar, dengan realisasi investasi sebesar USD3,1 miliar. Jepang juga disebut sebagai mitra pembangunan strategis melalui dukungan pembiayaan dan kerja sama teknis yang telah berlangsung selama beberapa dekade.