BERITA TERKINI
India Kurangi Minyak Rusia, Impor dari Arab Saudi Naik di Tengah Tekanan AS

India Kurangi Minyak Rusia, Impor dari Arab Saudi Naik di Tengah Tekanan AS

India mulai mengubah arah strategi impor energinya dengan mengurangi pembelian minyak Rusia di tengah tekanan dari Amerika Serikat (AS), sekaligus meningkatkan pasokan dari pemasok alternatif. Pada Februari, Arab Saudi kembali menjadi pemasok minyak terbesar bagi India.

Pengiriman minyak Arab Saudi ke India tercatat sekitar 1,13 juta barel per hari (bph) pada paruh pertama Februari. Angka ini melampaui pasokan dari Rusia yang berada di kisaran 1,09 juta bph pada periode yang sama. Untuk keseluruhan bulan, impor minyak Saudi ke India diperkirakan mencapai 1,03 juta bph, yang disebut sebagai volume tertinggi sejak November 2019.

Pergeseran tersebut terjadi di tengah kerangka perdagangan sementara India-AS yang diumumkan pada awal Februari. Dalam kerangka itu, India menyatakan komitmen untuk mendiversifikasi sumber energi dan meningkatkan pembelian produk energi dari AS. Tekanan dari Washington disebut mendorong New Delhi mengurangi ketergantungan pada minyak dari Moskow yang selama ini menjadi salah satu andalan.

Sementara itu, dinamika pasokan juga terlihat di China. Pengiriman minyak Iran ke China turun menjadi sekitar 1,03 juta bph pada Februari, dari 1,25 juta bph pada Januari. Penurunan ini mencerminkan kombinasi diskon yang kompetitif dari minyak Rusia serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik, yang mendorong kilang-kilang China menyesuaikan strategi pembelian di tengah potensi risiko konflik apabila negosiasi nuklir Iran gagal.