JAKARTA — Dampak konflik di Timur Tengah mulai menekan prospek ekonomi dunia. International Monetary Fund (IMF) mengisyaratkan akan menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global seiring meningkatnya risiko dari perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Isyarat tersebut muncul di tengah meningkatnya ketidakpastian akibat eskalasi konflik, yang dinilai berpotensi memengaruhi arah perekonomian global. IMF menilai risiko dari perang tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong penyesuaian terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia.