JAKARTA. Meningkatnya risiko geopolitik dan ekonomi mendorong investor asing mengurangi eksposur di pasar saham domestik. Kondisi ini memicu aliran dana keluar (outflow) yang berlanjut dan menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Tekanan paling terasa terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip), terutama di sektor perbankan, seiring aksi jual yang terus berlangsung.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total jual bersih (net sell) investor asing sejak awal tahun atau year to date (YtD) mencapai Rp 31,57 triliun per 30 Maret 2026.

