Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mendorong penguatan diplomasi untuk menghentikan perang di Timur Tengah menjelang penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk menghadirkan perdamaian sekaligus meminimalkan dampak konflik terhadap pelaksanaan haji.
Pernyataan itu disampaikan HNW saat menghadiri undangan halalbihalal bersama Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Faisal Abdullah Amody, pada Rabu, 15 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, HNW hadir bersama Ketua MPR, pimpinan fraksi PKB dan PKS di DPR, serta puluhan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan pesantren.
Pertemuan berlangsung di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang dinilai berpotensi berdampak pada ekonomi global maupun penyelenggaraan ibadah haji. HNW menyinggung kemungkinan dampak terhadap aspek keamanan dan pembiayaan, terutama pada sektor penerbangan akibat kenaikan harga avtur.
HNW menegaskan pandangannya bahwa ibadah haji semestinya dapat menjadi momentum untuk menghentikan perang dan menghadirkan perdamaian bagi umat Islam serta masyarakat dunia. Ia juga berharap perdamaian yang diupayakan bersifat permanen dengan penghentian perang secara menyeluruh.
Dalam keterangannya pada Kamis (16/4), HNW menyatakan kembali pendapat yang sebelumnya pernah ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Haji dan Umroh, sekaligus menyampaikan harapan serta dukungan kepada Duta Besar Arab Saudi agar penyelenggaraan haji dapat menjadi momentum menghentikan perang beserta dampak negatifnya.
Selain itu, HNW secara khusus menyerukan agar pihak-pihak yang terlibat dalam perang, terutama Amerika Serikat, Israel, dan Iran, menghentikan konflik dan eskalasi yang dinilainya berdampak luas terhadap stabilitas global.