BERITA TERKINI
Hermansyah: Sanksi Narkotika Perlu Efek Jera dan Ruang Rehabilitasi

Hermansyah: Sanksi Narkotika Perlu Efek Jera dan Ruang Rehabilitasi

Efektivitas sanksi hukum terhadap penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian masyarakat. Ancaman narkoba dinilai terus meningkat di berbagai daerah di Indonesia, sehingga upaya penegakan hukum dan pencegahan perlu diperkuat.

Hal tersebut disampaikan Hermansyah dalam Acara AstaCita di Pro 1 RRI Sibolga, Kamis (22/1/2026), yang membahas penegakan hukum narkotika. Ia menilai sanksi hukum harus mampu memberikan efek jera, sekaligus membuka ruang rehabilitasi bagi pengguna.

Menurut Hermansyah, pendekatan pidana semata belum cukup untuk menekan penyalahgunaan narkoba. Karena itu, penguatan program rehabilitasi perlu menjadi bagian dari sistem penanganan kejahatan narkotika secara nasional.

Ia menjelaskan, banyak pengguna narkoba merupakan korban ketergantungan yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan. Pendekatan yang lebih manusiawi dinilai dapat membantu pemulihan sekaligus mencegah pengulangan tindak pidana.

Hermansyah juga menekankan pentingnya konsistensi aparat dalam menerapkan sanksi hukum secara adil dan transparan. Penegakan hukum yang tegas disebut dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan.

Selain penegakan hukum, ia mengingatkan peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini. Edukasi berkelanjutan dinilai penting untuk membangun generasi muda yang sehat dan bebas narkoba.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat diperlukan untuk memutus rantai peredaran narkoba. Masyarakat diimbau aktif melaporkan peredaran narkoba demi keamanan lingkungan bersama.