BERITA TERKINI
Harga Produk Plastik di Medan Naik, Pemerintah Sebut Dipicu Gangguan Impor dan Kenaikan Minyak Dunia

Harga Produk Plastik di Medan Naik, Pemerintah Sebut Dipicu Gangguan Impor dan Kenaikan Minyak Dunia

MEDAN — Harga berbagai produk plastik di Kota Medan dilaporkan meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah menyatakan kenaikan tersebut dipengaruhi gangguan impor bahan baku akibat konflik global, serta terdampak naiknya harga minyak dunia.

Sejumlah warga mengaku mulai merasakan lonjakan harga, termasuk untuk wadah makanan jenis thinwall. Elly, salah satu warga Medan, mengatakan harga wadah ukuran 750 mililiter yang sebelumnya sekitar Rp30 ribu kini menjadi Rp40 ribu. Sementara ukuran 1 liter disebut naik menjadi Rp43 ribu.

Kenaikan harga ini dibenarkan Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Sumatera Utara, Charles Situmorang. Ia menjelaskan, plastik berbahan dasar petrokimia sehingga kenaikan harga minyak dunia ikut mendorong peningkatan biaya produksi.

Selain faktor minyak, Charles menyebut pasokan bahan baku impor juga terganggu. Menurutnya, distribusi dari Timur Tengah—yang disebut sebagai salah satu sumber utama impor bahan baku plastik—menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga.

Ia menambahkan, tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor membuat harga plastik sensitif terhadap gejolak global. Meski begitu, ia memastikan belum ada kelangkaan plastik di pasaran.

Untuk mengantisipasi dampak lanjutan, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah, antara lain diversifikasi impor bahan baku dari negara lain serta pemberian insentif pajak bagi pelaku usaha. Dalam jangka panjang, pemerintah juga mendorong penguatan industri petrokimia dalam negeri dan penggunaan alternatif kemasan seperti bioplastik serta produk yang dapat digunakan ulang.