BERITA TERKINI
Harga Perak 10 Mei 2026: Antam Stabil Rp 51.700 per Gram, Spot Dunia di Kisaran USD 79,85 per Ons

Harga Perak 10 Mei 2026: Antam Stabil Rp 51.700 per Gram, Spot Dunia di Kisaran USD 79,85 per Ons

Pasar logam mulia pada Minggu, 10 Mei 2026, mencatat pergerakan yang menjadi perhatian pelaku pasar, terutama pada komoditas perak. Di dalam negeri, harga perak batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil, sementara di pasar global harga perak tetap berada di level tinggi setelah sempat menembus area psikologis USD 80 per ons pada beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan pembaruan hari ini, harga perak Antam berada di level Rp 51.700 per gram. Angka tersebut tidak berubah dibandingkan harga pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Sementara itu, harga perak internasional pada 10 Mei 2026 tercatat di USD 79,85 per ons. Pasar global sebelumnya menyaksikan perak melampaui USD 80 per ons pada 8 Mei 2026, dengan kenaikan 2,50% dari hari sebelumnya hingga mencapai USD 80,32 per troy ons. Kurs XAG/USD (Perak Spot Dolar AS) juga tercatat di USD 80,3474.

Kenaikan harga perak di pasar global menjadi sorotan investor. Perak kerap dilihat sebagai alternatif investasi yang lebih terjangkau dibandingkan emas, sehingga menarik bagi pihak yang ingin melakukan diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi.

Pelaku pasar juga mencermati sejumlah faktor yang memengaruhi pergerakan harga perak. Salah satunya adalah hubungan perak dengan nilai tukar dolar AS (XAG/USD), di mana penguatan dolar dapat menekan harga komoditas. Selain itu, dinamika permintaan dan penawaran global turut berperan, terutama kebutuhan industri manufaktur seperti elektronik, medis, teknologi optik, dan energi surya, mengingat perak dikenal sebagai konduktor listrik yang sangat baik.

Faktor lain yang ikut diperhatikan meliputi perubahan teknologi, ketersediaan pasokan dari daur ulang perak, kondisi ekonomi makro, serta minat investor terhadap aset safe haven. Analis juga kerap memantau rasio emas-perak sebagai salah satu indikator untuk membaca arah pergerakan harga logam mulia tersebut.

Bagi calon pembeli maupun investor, pengecekan harga terbaru sebelum transaksi dinilai penting karena harga dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi terkini dan analisis pasar dapat membantu pengambilan keputusan di tengah volatilitas.