BERITA TERKINI
Harga Minyak Tembus USD100, IEA Rekomendasikan Langkah Cepat Tekan Dampak ke Ekonomi

Harga Minyak Tembus USD100, IEA Rekomendasikan Langkah Cepat Tekan Dampak ke Ekonomi

International Energy Agency (IEA) merilis rekomendasi langkah cepat untuk menekan dampak kenaikan harga minyak dunia di tengah gangguan pasokan akibat konflik di Timur Tengah.

Dalam laporan terbarunya, IEA menyebut gangguan di kawasan tersebut—terutama di jalur vital Selat Hormuz—telah memicu lonjakan harga minyak hingga di atas USD100 per barel sekaligus memperketat pasokan global.

Meski negara-negara anggota IEA telah sepakat melepas 400 juta barel cadangan minyak darurat, lembaga itu menilai langkah dari sisi pasokan saja tidak cukup. Menurut IEA, pengendalian permintaan menjadi kunci untuk meredam tekanan terhadap konsumen.

IEA mengusulkan sejumlah langkah yang dapat segera diterapkan oleh pemerintah, pelaku usaha, hingga rumah tangga. Rekomendasi tersebut mencakup: bekerja dari rumah jika memungkinkan untuk mengurangi penggunaan minyak pada perjalanan pulang-pergi; menurunkan batas kecepatan di jalan raya setidaknya 10 km/jam agar konsumsi bahan bakar kendaraan penumpang, van, dan truk berkurang; serta mendorong penggunaan transportasi umum dengan mengalihkan perjalanan dari mobil pribadi ke bus dan kereta.

Selain itu, IEA juga menyarankan pengaturan akses mobil pribadi ke jalan raya di kota-kota besar secara bergantian pada hari yang berbeda, misalnya melalui skema rotasi pelat nomor untuk mengurangi kemacetan dan pemborosan bahan bakar. Langkah lain adalah meningkatkan penggunaan mobil bersama dan menerapkan praktik mengemudi yang efisien, sehingga tingkat hunian kendaraan lebih tinggi dan konsumsi bahan bakar bisa turun lebih cepat.

IEA turut menekankan pentingnya pengemudian yang efisien untuk kendaraan komersial di jalan raya dan layanan pengiriman barang sebagai bagian dari upaya menekan kebutuhan minyak dalam waktu singkat.