Harga minyak dunia melonjak setelah Angkatan Laut Amerika Serikat menyita sebuah kapal Iran di tengah situasi yang digambarkan kacau pada akhir pekan. Setelah insiden tersebut, Teheran kembali menembaki kapal-kapal dan memberlakukan lagi pembatasan di Selat Hormuz, hanya beberapa jam setelah jalur pelayaran itu sempat dibuka.
Minyak acuan Brent sempat naik hingga 7,9% ke level US$97,50 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah Brent anjlok lebih dari 9% pada Jumat, ketika muncul kabar pelonggaran di Selat Hormuz serta perkiraan bahwa konflik akan segera mereda. Sementara itu, minyak acuan West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di sekitar US$90 per barel.
Menurut laporan, Teheran pada Sabtu kembali menutup Selat Hormuz. Iran menyatakan bahwa blokade AS terhadap kapal-kapal yang berangkat dari pelabuhan Iran melanggar perjanjian gencatan senjata yang disebut berakhir pada Selasa.
Presiden Donald Trump mengatakan Angkatan Laut AS menembaki dan menyita kapal tersebut di Teluk Oman setelah kapal itu tidak mematuhi peringatan untuk berhenti ketika meninggalkan Selat Hormuz. Insiden ini disebut sebagai kejadian pertama dalam blokade yang telah berlangsung selama sepekan.