JAKARTA — Bursa saham di kawasan Asia melemah tajam pada perdagangan Senin (9/3/2026) pagi, seiring lonjakan harga minyak mentah dunia yang menembus level 100 dolar AS per barel.
Kenaikan harga minyak tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi dampaknya pada ekonomi global. Di dalam negeri, lonjakan harga minyak dunia juga menimbulkan perhatian terkait kemungkinan pengaruhnya terhadap harga bahan bakar minyak (BBM).
Dalam laporan ini, dibahas pula dampak konflik di Timur Tengah terhadap pergerakan harga BBM di Indonesia serta langkah antisipasi yang disiapkan pemerintah. Pembahasan disampaikan melalui dialog bersama anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat Herman Khaeron dan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira.

