BERITA TERKINI
Harga Emas Dunia Melonjak 2,7% Usai Tertekan, Sempat Turun 15% Sepanjang Maret 2026

Harga Emas Dunia Melonjak 2,7% Usai Tertekan, Sempat Turun 15% Sepanjang Maret 2026

Harga emas dunia kembali menguat tajam setelah sebelumnya mengalami tekanan besar sepanjang Maret 2026. Pemulihan ini terjadi usai emas sempat anjlok hingga 15 persen, sebelum akhirnya berbalik naik dan kembali menarik perhatian investor yang mencari aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan memanasnya konflik geopolitik.

Menurut laporan Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat (27/3/2026) di New York, harga emas melonjak ke level USD 4.949,09 per troy ounce. Angka tersebut naik sekitar 2,70 persen dibandingkan hari sebelumnya, sekaligus menandai pembalikan arah setelah periode aksi jual yang kuat.

Kenaikan ini dipandang sebagai sinyal pemulihan kepercayaan investor. Sebelumnya, koreksi tajam pada harga emas sempat mengguncang pasar dan memunculkan keraguan terhadap perannya sebagai aset lindung nilai.

Tekanan yang mendorong penurunan emas disebut berasal dari aksi jual di berbagai instrumen keuangan global, termasuk saham, obligasi, dan mata uang. Dalam situasi tersebut, sebagian investor menjual emas untuk menutup kerugian pada aset lain.

Di sisi lain, ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran turut memperburuk kondisi pasar dan meningkatkan volatilitas. Situasi itu bahkan disebut memicu sejumlah negara mengambil langkah darurat.

Salah satu faktor yang turut disebut sebagai pemicu tekanan adalah keputusan Turki melepas cadangan emas dalam jumlah besar. Negara tersebut dilaporkan menjual dan menukar lebih dari USD 8 miliar emas dalam kurun dua pekan untuk menjaga stabilitas mata uang lira.