BERITA TERKINI
Fraksi Gerindra DPRD Jateng Terima Kunjungan Kedubes Australia, Bahas Penguatan Diplomasi Parlemen

Fraksi Gerindra DPRD Jateng Terima Kunjungan Kedubes Australia, Bahas Penguatan Diplomasi Parlemen

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sudarsono, menerima kunjungan perwakilan Kedutaan Besar Australia di Ruang Rapat Pimpinan Gedung Berlian DPRD Jateng, Senin (4/5/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan diplomasi parlemen untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Dalam pertemuan itu, Sudarsono didampingi Sekretaris Fraksi Gerindra Jateng, Dwi Yasmanto. Delegasi Kedutaan Besar Australia dipimpin Sekretaris 1 Bidang Politik, Sophie Paine, bersama Staf Bidang Politik, Ario Yudhoatmojo.

Sudarsono mengatakan pertemuan tersebut bertujuan menyinergikan berbagai potensi kerja sama antara Pemerintah Australia dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna mempercepat pembangunan daerah. Ia menyebut kunjungan perwakilan Kedubes Australia membawa sejumlah gagasan yang dapat ditindaklanjuti melalui peningkatan kerja sama.

Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemprov Jateng dan Pemerintah Queensland, Australia. Sudarsono menilai kolaborasi tersebut masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan, termasuk dalam penguatan kapasitas parlemen serta studi banding untuk meningkatkan kinerja pembangunan di Jawa Tengah.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Australia tengah mendesain bentuk-bentuk kerja sama, di antaranya terkait pengelolaan energi terbarukan serta program pertukaran pengetahuan antara parlemen, termasuk melibatkan anggota parlemen muda dari Australia.

Selain itu, Sudarsono menyebut peluang kerja sama juga terbuka di berbagai sektor strategis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, seperti pendidikan, pertanian, kesehatan, dan maritim. Menurutnya, sektor maritim turut menjadi perhatian mengingat Jawa Tengah memiliki garis pantai yang panjang.

Di sisi lain, Fraksi Gerindra dan DPRD Jateng disebut akan terus mengkaji serta mengidentifikasi potensi kerja sama yang dapat ditindaklanjuti secara konkret bersama Pemerintah Australia. Sudarsono berharap penguatan diplomasi parlemen dapat menjadi fondasi bagi kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Australia, khususnya di Jawa Tengah, sehingga berkontribusi pada percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Sophie Paine mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan Australia dan Indonesia, terutama dalam memperkuat konektivitas antar parlemen kedua negara. Ia menyebut pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan peluang kerja sama strategis, khususnya di sektor pendidikan, infrastruktur, dan perubahan iklim yang dinilai penting bagi pembangunan berkelanjutan.

Sophie menambahkan, masih terdapat banyak peluang untuk mengembangkan kerja sama, termasuk mendorong peran parlemen sebagai penggerak kolaborasi pembangunan. Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Australia tengah merancang program-program baru untuk memperkuat hubungan antar parlemen melalui kunjungan dan studi banding pada masa mendatang.