Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) mempertimbangkan langkah pembatasan baru terhadap tiga perusahaan telekomunikasi besar China, yakni China Mobile, China Telecom, dan China Unicom. Salah satu opsi yang dibahas adalah melarang ketiganya mengoperasikan pusat data di AS, serta membatasi interkoneksi operator telekomunikasi di AS dengan perusahaan-perusahaan tersebut.
FCC menyatakan telah menyimpulkan perlunya melarang operator telekomunikasi AS dan pihak lain yang beroperasi di AS untuk melakukan interkoneksi dengan perusahaan yang masuk dalam “Daftar Tercakup” (Covered List). Menurut FCC, daftar tersebut berisi entitas yang dinilai menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan nasional.
Selain larangan interkoneksi, FCC juga mengatakan sedang mempertimbangkan pelarangan bagi perusahaan telekomunikasi China yang memiliki pusat data atau “Titik Kehadiran” (Point of Presence) di titik pertukaran internet untuk terhubung dengan perusahaan lain.
FCC menambahkan, lembaga itu juga menimbang perluasan larangan penyediaan layanan telekomunikasi AS terhadap sejumlah afiliasi perusahaan yang termasuk dalam daftar keamanan nasional tersebut.
Dalam proposal yang sama, FCC dapat melarang operator telekomunikasi melakukan interkoneksi dengan perusahaan yang telah memasang peralatan dari perusahaan dalam daftar itu, termasuk Huawei dan ZTE.
FCC berencana melakukan pemungutan suara awal atas proposal tersebut dalam pertemuan pada 30 April.
Kedutaan Besar China di Washington menyatakan China “secara konsisten menentang perluasan konsep keamanan nasional dan penyalahgunaan kekuasaan negara untuk menekan perusahaan-perusahaan China.” Dalam beberapa tahun terakhir, FCC disebut telah mengambil langkah agresif yang menargetkan Beijing.
Sebelumnya, pada 15 Oktober, FCC mengatakan akan mencabut kemampuan HKT—operator telekomunikasi terkemuka Hong Kong dan anak perusahaan PCCW—untuk beroperasi di AS dengan alasan kekhawatiran keamanan nasional.
Pada Desember, FCC juga menyatakan dapat melarang China Mobile, China Telecom, dan China Unicom terhubung ke jaringan AS dalam upaya mencegah panggilan otomatis (robocalls). FCC sebelumnya telah melarang ketiga perusahaan tersebut beroperasi di AS. Pada 2019, FCC menolak tawaran China Mobile untuk menyediakan layanan telekomunikasi di AS.
Selain itu, FCC mencabut izin operasi AS untuk China Unicom, Pacific Networks, serta anak perusahaan sepenuhnya miliknya, ComNet, pada 2021, dan mencabut izin China Telecom Americas pada 2022.
Pada hari Rabu, FCC juga menyatakan akan melakukan pemungutan suara pada 30 April terkait proposal pelarangan semua laboratorium di China untuk menguji perangkat elektronik—seperti ponsel pintar, kamera, dan komputer—yang akan digunakan di AS. Langkah ini disebut memperluas tindakan sebelumnya yang menargetkan Beijing.
Jumat lalu, FCC mengusulkan pelarangan impor peralatan dari produsen China yang masuk dalam Daftar Tercakup. Pada 2022, lembaga tersebut telah melarang persetujuan model baru oleh perusahaan-perusahaan yang masuk daftar tersebut.
Pada Desember, FCC melarang impor semua model baru drone buatan China. Bulan lalu, FCC juga melarang impor model baru router konsumen buatan China, yakni perangkat yang menghubungkan komputer, telepon, dan perangkat pintar ke internet.