Eskalasi ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat pada Rabu (25/3/2026), ditandai laporan serangan rudal, kekhawatiran atas keamanan jalur pelayaran strategis, serta intensifikasi upaya diplomasi oleh sejumlah negara.
Iran menyampaikan kepada Organisasi Maritim Internasional (IMO) bahwa kapal “non-musuh” dapat melintasi Selat Hormuz. Pernyataan ini dipandang sebagai sinyal strategis di tengah meningkatnya tensi kawasan, mengingat selat tersebut merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia.
Dari sisi militer, Israel melaporkan Iran meluncurkan rudal ke wilayahnya pada Selasa malam. Sistem pertahanan udara diaktifkan setelah lebih dari selusin peringatan serangan sebelumnya. Sirene dilaporkan terdengar di Yerusalem, disusul laporan ledakan yang juga terjadi di wilayah Jericho, Tepi Barat.
Di Irak, pemerintah menyatakan akan memanggil perwakilan Amerika Serikat dan Iran menyusul serangan mematikan yang dikaitkan dengan kedua negara. Otoritas setempat juga disebut memberikan kewenangan kepada kelompok paramiliter untuk merespons serangan tersebut.
Badan pengawas nuklir PBB mengungkapkan Iran melaporkan adanya proyektil yang menghantam fasilitas nuklir Bushehr. Namun, tidak ada kerusakan signifikan yang dilaporkan.
Dari Washington, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimisme terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Iran. Ia mengatakan negosiasi sedang berlangsung dan mengindikasikan adanya sinyal positif dari Teheran. Pada saat yang sama, media AS melaporkan rencana pengerahan sekitar 3.000 personel dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke Timur Tengah untuk mendukung operasi militer.
Di Lebanon, kelompok Hizbullah mengecam keputusan pemerintah yang mengusir duta besar Iran. Hizbullah menilai langkah tersebut merugikan secara strategis.
Upaya diplomasi juga mengemuka dari sejumlah aktor global. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menekankan pentingnya dialog dalam komunikasi dengan pihak Iran. Presiden Prancis Emmanuel Macron turut mendesak keterlibatan konstruktif dalam perundingan.
Sementara itu, ledakan dilaporkan terjadi di wilayah utara Beirut, yang sebelumnya relatif tidak terdampak konflik Israel-Hizbullah. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat pecahan proyektil.
Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab menyatakan seorang kontraktor asal Maroko tewas di Bahrain akibat serangan yang dikaitkan dengan Iran.
Dari Asia Selatan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menawarkan negaranya sebagai lokasi perundingan damai antara Iran dan pihak Amerika Serikat serta Israel.
Di dalam negeri, Iran melaporkan penangkapan 466 orang yang dituduh terlibat dalam aktivitas daring yang dianggap mengganggu stabilitas nasional. Iran juga menunjuk Mohammad Bagher Zolghadr sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, menggantikan pejabat sebelumnya yang dilaporkan tewas dalam serangan Israel.
Israel menyatakan telah menyelesaikan serangkaian serangan besar di Isfahan, Iran, dan mempertimbangkan pembentukan zona keamanan hingga 30 kilometer di wilayah Lebanon selatan. Rencana ini memicu peringatan dari Prancis terkait potensi dampak kemanusiaan yang lebih luas.

