BERITA TERKINI
Erwin Noekman: Kerentanan Global di Negara Muslim Buka Peluang Besar Asuransi Syariah

Erwin Noekman: Kerentanan Global di Negara Muslim Buka Peluang Besar Asuransi Syariah

Chartered Insurance Practitioner Erwin Noekman menilai industri asuransi syariah memiliki potensi besar untuk berkembang di tengah meningkatnya kerentanan global yang banyak dialami negara-negara dengan populasi Muslim. Menurutnya, kondisi tersebut membuka ruang penguatan sistem perlindungan berbasis takaful di berbagai kawasan.

Erwin menjelaskan bahwa banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim berada di wilayah yang rentan terhadap beragam risiko, mulai dari bencana alam hingga dinamika sosial politik. Kerentanan itu, kata dia, berdampak pada jutaan orang dan menuntut hadirnya sistem perlindungan yang lebih kuat.

“Sebagian besar di dunia ini yang paling impacted justru populasi Muslim. Kurang lebih satu miliar orang yang terdampak karena negara-negaranya memang kebetulan berada di kawasan vulnerable, yang rentan terhadap bencana alam, kemudian sosial politik dan seterusnya,” ujar Erwin dalam iLearn Thematic Webinar, Rabu, 11 Maret 2026.

Ia menilai situasi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri takaful untuk memperluas peran dalam meningkatkan ketahanan sosial ekonomi masyarakat di berbagai negara.

Erwin juga menyebut sejumlah inisiatif pengembangan takaful telah berjalan, termasuk kerja sama regional di Asia Tenggara. Ia mencontohkan adanya pembentukan semacam “pool” yang melibatkan beberapa negara.

“Di ASEAN, kebetulan kita punya chairwoman, ya reputasi sendiri ya sebagai chairwoman daripada ASEAN Takaful and Retakaful Working Committee, ya sudah ada semacam pool, yakni Indonesia, Filipina, Brunei, dan Malaysia,” jelasnya.

Selain di Asia Tenggara, perkembangan takaful disebut mulai terlihat di kawasan lain, termasuk Timur Tengah hingga Asia Tengah. Sejumlah negara juga mulai menyusun regulasi maupun memberikan lisensi bagi perusahaan asuransi syariah.

Di sisi lain, Erwin menilai Indonesia masih memiliki ruang besar untuk mempercepat pengembangan industri asuransi syariah. Ia menekankan pentingnya peningkatan literasi dan pemahaman masyarakat terhadap produk asuransi syariah agar penetrasi pasar dapat meluas.

“Jadi mudah beberapa produk yang paling dekat untuk meningkatkan literasi, salah satunya adalah asuransi mikro,” tutur Erwin.

Menurutnya, asuransi mikro dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal konsep perlindungan berbasis syariah karena produknya relatif sederhana dan mudah dipahami. Dengan meningkatnya kesadaran terhadap risiko serta berkembangnya kebutuhan perlindungan finansial, ia menilai industri takaful berpeluang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat ke depan.