Anggota Komisi I DPR RI Okta Kumala Dewi mengapresiasi kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung di Cebu, Filipina. Menurut Okta, peran diplomasi Presiden terlihat antara lain melalui penggunaan kendaraan taktis Maung buatan dalam negeri selama agenda KTT tersebut.
“Ini menunjukkan konsistensi beliau dalam mendukung dan menggunakan produk nasional,” kata Okta kepada wartawan di Jakarta, Kamis (7/5).
Okta menilai penggunaan Maung tidak sekadar pilihan kendaraan, melainkan bentuk keberpihakan terhadap industri pertahanan nasional sekaligus promosi kualitas produk Indonesia di mata internasional. Ia menyebut, langkah itu secara tidak langsung memperlihatkan kepada negara-negara sahabat di ASEAN bahwa Indonesia mampu memproduksi kendaraan taktis yang berkualitas, modern, dan berkelas.
“Ini bukan hanya soal kendaraan, melainkan juga kebanggaan terhadap kemampuan industri nasional kita,” ujarnya.
Okta juga menyebut langkah tersebut sebagai bentuk “Diplomasi Maung”, yaitu diplomasi yang memperkenalkan kekuatan industri strategis Indonesia melalui simbol produk nasional. “Ini bisa kita sebut sebagai Diplomasi Maung,” tegasnya.