Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menilai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia sebagai langkah strategis untuk merespons dinamika geopolitik global, terutama terkait konflik di kawasan Timur Tengah.
Menurut Soleh, pertemuan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin memiliki arti penting, bukan hanya bagi hubungan bilateral Indonesia–Rusia, tetapi juga dalam upaya mendorong stabilitas dan perdamaian dunia. Ia menilai intensifikasi diplomasi Indonesia mencerminkan komitmen sebagai negara nonblok dalam meredakan ketegangan global.
Soleh menyebut dialog yang terbangun berpotensi membuka ruang bagi inisiatif gencatan senjata, khususnya dalam konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat. Ia juga menyoroti posisi Rusia dalam konstelasi global saat ini, termasuk komunikasi yang terus dijalin Moskow dengan Teheran, yang dinilainya dapat membuka jalur diplomasi baru dan memberi peluang bagi peran aktif Indonesia dalam mendorong penyelesaian konflik secara damai.
Selain isu keamanan global, Soleh menilai aspek kerja sama energi turut menjadi perhatian dalam lawatan tersebut. Ia berharap pertemuan kedua kepala negara dapat memperkuat kolaborasi di sektor energi untuk menjaga stabilitas pasokan minyak di tengah ketidakpastian global.
“Penguatan kerja sama energi menjadi penting untuk memastikan stabilitas harga dan menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Soleh, Senin (13/4).
Lebih lanjut, DPR memandang kunjungan ini sebagai momentum bagi Indonesia untuk menegaskan perannya di panggung internasional, baik dalam diplomasi perdamaian maupun dalam mengamankan kepentingan strategis nasional.