DJPb Papua Barat merilis Kajian Fiskal Regional (KFR) edisi Triwulan III 2025 yang memuat rangkuman kondisi ekonomi regional dan perkembangan fiskal di Provinsi Papua Barat serta Papua Barat Daya. Publikasi ini disusun untuk memberikan gambaran mengenai dinamika ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Regional Papua Barat.
Dalam kajian tersebut, DJPb Papua Barat memotret sejumlah indikator ekonomi fundamental, antara lain pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), inflasi, kemiskinan, ketenagakerjaan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Indikator-indikator ini digunakan untuk membaca arah perubahan kondisi sosial-ekonomi dan perkembangan kesejahteraan masyarakat.
Dari sisi fiskal, KFR menelusuri kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Analisis mencakup tren pendapatan dan belanja, komponen penyumbang utama, serta pembahasan kebijakan yang dinilai relevan dengan kondisi daerah. Kajian ini juga memuat pembahasan pengelolaan kas daerah dan rekomendasi untuk memperkuat efektivitas belanja publik.
Selain itu, KFR Triwulan III 2025 dilengkapi analisis tematik yang menyoroti perkembangan implementasi Program Penyaluran MBG serta isu strategis lain terkait perkembangan implementasi Program KDMP di Regional Papua Barat. Melalui kajian ini, DJPb Papua Barat menyatakan upayanya menyediakan data dan insight untuk mendukung kolaborasi fiskal pusat dan daerah dalam percepatan pembangunan.
Kajian Fiskal Regional Triwulan III tahun 2025 dapat diakses melalui tautan bit.ly/KFRPapuaBarat.

