JAKARTA — Sebuah tulisan opini berjudul “Diplomasi Asimetris Iran: Antara Martabat dan Kalkulasi Kekuatan” dimuat dengan nama penulis Mayjen TNI (Purn) Fulad, yang disebut sebagai Penasehat Militer RI untuk PBB periode 2017–2019.
Naskah yang tersedia baru memuat bagian awal berupa pengantar. Pada bagian itu, penulis membuka pembahasan dengan kalimat yang terpotong: “Ketika Presiden Donald …” sehingga uraian lengkap mengenai konteks, argumen, maupun kesimpulan belum dapat diketahui dari materi yang diterima.
Karena teks berita tidak tersedia secara utuh, artikel ini belum dapat merangkum lebih jauh isi pembahasan terkait diplomasi asimetris Iran, termasuk pokok-pokok pandangan penulis mengenai martabat dan kalkulasi kekuatan yang disebut dalam judul.