Dinamika global bergerak semakin cepat, mulai dari konflik antarnegara, krisis kemanusiaan, perubahan iklim, hingga perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Berbagai isu tersebut kini tidak lagi hanya menjadi bahasan para pemimpin negara, karena anak muda juga memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat, berdiskusi, dan menawarkan solusi.
Pengalaman itu dirasakan Azra Aqila Yusni, delegasi dari SMA Trensains Tebuireng Jombang, Jawa Timur, yang mengikuti Asia World Model United Nations (AWMUN) di Korea Selatan pada 16–20 April 2026. Forum internasional tersebut mempertemukan ratusan delegasi muda dari berbagai negara dengan latar belakang budaya, bahasa, dan cara pandang yang beragam.
Di tengah perbedaan tersebut, para peserta dipersatukan oleh tujuan yang sama, yakni keinginan untuk berkontribusi agar dunia menjadi lebih baik. Azra juga meraih penghargaan Most Outstanding pada AWMUN Korea Selatan 2026.
Sebagai delegasi dari SMA Trensains Tebuireng sekaligus putra daerah Mataram, Azra menilai forum seperti AWMUN bukan sekadar ajang bergengsi atau pengalaman ke luar negeri. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran mengenai pentingnya kemampuan mendengar, menghargai perbedaan, serta menyampaikan gagasan dengan argumentasi yang kuat dan elegan.