BERITA TERKINI
Deretan Sistem Pertahanan Udara: David’s Sling, Patriot PAC-3, S-300VM, Aster 30 SAMP/T, hingga HQ-9

Deretan Sistem Pertahanan Udara: David’s Sling, Patriot PAC-3, S-300VM, Aster 30 SAMP/T, hingga HQ-9

Sejumlah sistem pertahanan udara dan rudal dari berbagai negara dirancang untuk menghadapi spektrum ancaman yang luas, mulai dari pesawat tempur hingga rudal jelajah dan rudal balistik. Beberapa di antaranya menonjol karena perannya dalam menutup celah kemampuan, memperkuat pertahanan strategis, atau menjadi andalan kawasan.

David’s Sling yang dikembangkan Israel bersama Amerika Serikat diposisikan untuk mengisi ruang di antara sistem jarak pendek seperti Iron Dome dan pencegat jarak jauh. Sistem ini dirancang melawan rudal balistik taktis, rudal jelajah, serta pesawat terbang, dengan jangkauan hingga 300 kilometer.

Patriot PAC-3 disebut sebagai salah satu sistem pertahanan udara dan rudal yang paling banyak digunakan di dunia. Sistem ini dioptimalkan terutama untuk mencegat rudal balistik, namun juga memiliki kemampuan yang kuat terhadap pesawat terbang dan rudal jelajah.

S-300VM, yang juga dikenal sebagai Antey-2500, merupakan varian khusus yang difokuskan untuk menangkal rudal balistik jarak menengah dan ancaman udara berkecepatan tinggi. Dengan jangkauan hingga 250 kilometer, sistem ini disebut menjembatani kesenjangan antara sistem yang lebih lama dan pertahanan strategis yang lebih baru.

Dari Eropa, Aster 30 SAMP/T milik Prancis dan Italia dipaparkan sebagai kemampuan pertahanan udara dan rudal andalan kawasan tersebut. Sistem ini dirancang untuk mencegat pesawat terbang, rudal jelajah, serta rudal balistik jarak pendek, dengan jangkauan hingga 150 kilometer.

Sementara itu, HQ-9 dari Tiongkok merupakan sistem rudal permukaan-ke-udara jarak jauh yang dikembangkan untuk menghadapi pesawat terbang, rudal jelajah, dan rudal balistik. Dengan jangkauan yang dilaporkan sekitar 200 kilometer, HQ-9 disebut menjadi tulang punggung jaringan pertahanan udara strategis China.