BERITA TERKINI
Delegasi MPATM Malaysia Studi Lapangan ke IKN untuk Memperluas Wawasan Strategi dan Keamanan Kawasan

Delegasi MPATM Malaysia Studi Lapangan ke IKN untuk Memperluas Wawasan Strategi dan Keamanan Kawasan

Penajam Paser Utara — Delegasi Malaysian Armed Forces Defence College atau Maktab Pertahanan Angkatan Tentera Malaysia (MPATM) melakukan studi lapangan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Kegiatan ini disebut sebagai upaya memperkuat fondasi kerja sama pertahanan dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan studi lapangan tersebut merupakan bagian integral dari proses pembelajaran MPATM. Menurut dia, kunjungan itu bertujuan memberikan wawasan yang lebih luas terkait strategi dan keamanan, sekaligus menambah pemahaman mengenai dinamika pembangunan di Indonesia, khususnya di IKN.

Basuki juga menyampaikan bahwa kehadiran delegasi MPATM mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Malaysia, terutama dalam membangun pemahaman bersama terkait isu-isu strategis dan keamanan kawasan. Ia menambahkan, Otorita IKN menyambut baik kesempatan berbagi wawasan mengenai pertahanan dan keamanan kawasan.

MPATM merupakan institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan kapasitas perwira senior Angkatan Tentara Malaysia di bidang pertahanan dan keamanan.

Komandan MPATM Laksamana Pertama Hj Shahriman bin Hj Mahmud menilai studi lapangan penting karena memberikan pengalaman langsung mengenai perkembangan pembangunan IKN yang disebutnya sebagai simbol transformasi Indonesia. Ia mengatakan kunjungan tersebut membantu memperdalam pemahaman terhadap strategi pembangunan sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan kawasan.

Hj Shahriman menyebut kunjungan delegasi MPATM menegaskan bahwa pembangunan Kota Nusantara tidak hanya berdampak pada skala nasional, tetapi juga berkaitan dengan harmoni dan stabilitas kawasan. Ia juga menyampaikan komitmen bersama Malaysia dan Indonesia untuk melangkah lebih jauh melalui kolaborasi pertahanan, keamanan, dan pembangunan guna memperkuat fondasi Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai, tangguh, dan berdaya saing.