Pemerintah China angkat bicara menanggapi unggahan Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) yang baru-baru ini merilis video rekrutmen berbahasa Mandarin di saluran YouTube resminya.
Video berdurasi kurang dari dua menit itu berisi ajakan kepada anggota militer China untuk menjadi mata-mata bagi Amerika Serikat.
Respons Beijing muncul setelah konten tersebut beredar luas dan memicu perhatian publik. Pemerintah China menilai unggahan itu sebagai bagian dari upaya perekrutan terhadap personel militer China.

