BERITA TERKINI
China Disebut Lakukan Pemetaan Bawah Laut dari Samudera Hindia hingga Arktik, Dikaitkan dengan Kesiapan Perang Kapal Selam

China Disebut Lakukan Pemetaan Bawah Laut dari Samudera Hindia hingga Arktik, Dikaitkan dengan Kesiapan Perang Kapal Selam

China disebut tengah menjalankan operasi pemetaan dan pemantauan bawah laut yang membentang dari Samudera Hindia hingga Samudera Arktik. Sejumlah pakar angkatan laut menilai misi tersebut berkaitan dengan upaya melancarkan perang kapal selam melawan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya.

Dalam contoh yang dikemukakan para pakar, China disebut telah mengerahkan kapal penelitian Dong Fang Hong 3. Berdasarkan data pelacakan kapal yang ditinjau Reuters pada Selasa (24/3/2026), kapal itu menghabiskan waktu sekitar satu tahun berlayar di dekat Taiwan dan benteng AS di Guam, serta di bentangan strategis Samudera Hindia.

Kapal tersebut juga dilaporkan memeriksa serangkaian sensor laut China yang disebut canggih dan diklaim mampu mengidentifikasi objek bawah laut di dekat Jepang.

Pada Maret 2025, Dong Fang Hong 3 disebut melintasi perairan Sri Lanka dan Indonesia, yakni jalur menuju Selat Malaka yang dikenal sebagai salah satu titik terpenting perdagangan maritim. Mengacu pada laporan akademisi, kapal itu melakukan pemetaan laut dalam secara ekstensif.

Sementara itu, pejabat angkatan laut AS menegaskan bahwa China dapat melihat kondisi bawah laut yang dibutuhkan untuk mengerahkan kapal selamnya.

Operasi tersebut disebut tidak hanya melibatkan Dong Fang Hong 3. Kapal itu merupakan bagian dari pemetaan dan pemantauan laut berskala luas yang melibatkan puluhan kapal penelitian dan ratusan sensor. Disebutkan setidaknya ada 42 kapal penelitian yang aktif di Samudera Pasifik, Hindia, dan Arktik dengan pelacakan kapal canggih.

Untuk mengumpulkan informasi tentang medan bawah laut, kapal-kapal penelitian memetakan dasar laut dengan pola gerak bolak-balik dalam garis lurus.