Perum Bulog memastikan stok cadangan pangan pemerintah (CPP) tetap aman di tengah gejolak konflik di Timur Tengah serta ancaman fenomena El Nino ekstrem atau “Godzilla El Nino” yang berpotensi memicu kekeringan panjang.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan kondisi pangan nasional relatif stabil. Menurutnya, capaian swasembada pangan membuat dampak konflik global tidak terlalu memengaruhi ketersediaan pangan domestik saat ini.
“Ya, betul sekali (stok pangan di tengah gejolak Timur Tengah). Jadi kita, Indonesia bersyukur alhamdulillah dengan swasembada pangan sehingga masalah pangan Indonesia tidak terlalu terdampak dengan masalah Timur Tengah,” kata Rizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Ia menjelaskan, swasembada pangan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan nasional. Dengan kondisi tersebut, tekanan akibat gejolak geopolitik internasional dinilai tidak langsung berdampak signifikan terhadap pasokan pangan bagi masyarakat di dalam negeri.
Bulog juga mencatat total stok pangan nasional untuk komoditas beras saat ini mencapai 4,23 juta ton. Angka itu disebut sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

