PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) resmi membayarkan dividen tunai tahun buku 2025 kepada pemegang saham pada Jumat, 8 Mei 2026. Pembayaran dividen ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 April 2026.
BRI membagikan total dividen sebesar Rp52,1 triliun atau setara Rp346 per saham. Dari jumlah tersebut, perseroan sebelumnya telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp137 per saham dengan total Rp20,6 triliun pada 15 Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen tunai yang dibayarkan pada 8 Mei 2026 mencapai Rp209 per saham atau senilai Rp31,47 triliun.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan kebijakan pembagian dividen dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan investor dan kebutuhan ekspansi bisnis perusahaan ke depan. “Pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen BRI dalam memberikan economic value yang optimal dan berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan fundamental yang kuat serta ketahanan kinerja Perseroan yang tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global,” ujar Dhanny.
Menurut perseroan, strategi tersebut menegaskan bahwa BRI tidak hanya berfokus pada distribusi laba, tetapi juga menjaga kapasitas permodalan agar tetap sehat untuk mendukung pertumbuhan usaha jangka panjang. Dalam konteks sektor perbankan, penguatan modal dinilai penting untuk menopang ekspansi kredit, transformasi digital, serta menjaga kualitas aset di tengah perubahan kondisi ekonomi global.
BRI juga menegaskan fokus bisnisnya pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan basis bisnis yang besar pada segmen tersebut, kebutuhan ruang pertumbuhan turut bergantung pada struktur modal yang terjaga.
Pemegang saham yang berhak menerima dividen tunai adalah investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) pada 22 April 2026.
Pembayaran dividen ini dinilai mencerminkan kinerja perseroan yang solid sepanjang 2025, sekaligus memberi tambahan likuiditas bagi investor. Di sisi lain, konsistensi pembagian dividen turut memperkuat posisi BRI sebagai salah satu emiten perbankan unggulan di Bursa Efek Indonesia.