BERITA TERKINI
BI: Harga Emas Naik Tajam karena Investor Global Beralih ke Aset Aman

BI: Harga Emas Naik Tajam karena Investor Global Beralih ke Aset Aman

Bank Indonesia (BI) memaparkan lonjakan harga emas dalam setahun terakhir dipicu pergeseran perilaku investor global yang mengalihkan dana ke aset aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan meningkatnya tensi geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan moneter global mendorong investor meninggalkan aset berisiko. Dalam situasi tersebut, emas kembali menjadi instrumen lindung nilai yang banyak dicari.

Destry menyebut kenaikan harga emas dalam satu tahun terakhir tergolong ekstrem. Ia menilai kondisi itu mencerminkan perubahan besar dalam preferensi investor yang kini lebih selektif memilih instrumen investasi yang dinilai mampu memberikan imbal hasil optimal saat ketidakpastian global meningkat.

Ia mencontohkan pergerakan harga emas dari sekitar Rp1,1 juta pada awal tahun lalu hingga mendekati Rp3 juta pada tahun ini. Menurutnya, kenaikan tersebut menegaskan adanya pergeseran minat investor.

Destry juga menilai perubahan pilihan instrumen investasi itu turut memberi tekanan pada nilai tukar rupiah. Ia menjelaskan pelaku pasar cenderung mencari mata uang yang memberikan imbal hasil paling tinggi.

Meski begitu, Destry menegaskan bank sentral akan tetap berada di pasar untuk menjaga stabilitas rupiah. Namun, ia mengingatkan proses penguatan nilai tukar tidak bisa terjadi secara instan dan memerlukan waktu.