BERITA TERKINI
BI: Ekonomi Jawa Barat Diproyeksi Tetap Tumbuh Kuat pada 2026

BI: Ekonomi Jawa Barat Diproyeksi Tetap Tumbuh Kuat pada 2026

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan perekonomian Jawa Barat tetap tumbuh kuat pada 2026, ditopang konsumsi masyarakat dan investasi yang masih menjadi penggerak utama. BI menilai ketahanan ekonomi daerah juga relatif terjaga di tengah tekanan global, selama belanja warga dan realisasi investasi tetap stabil.

Dalam catatan BI, ekonomi Jawa Barat pada triwulan IV 2025 tumbuh 5,85 persen (year on year/yoy). Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat sepanjang 2025 mencapai 5,32 persen, lebih tinggi dibanding pertumbuhan nasional yang tercatat 5,11 persen.

Pertumbuhan tersebut terutama didukung belanja masyarakat yang tetap kuat, meningkatnya mobilitas, serta realisasi investasi yang tinggi. Sejumlah sektor menjadi motor perekonomian daerah, antara lain industri pengolahan, perdagangan, transportasi, dan konstruksi.

Dari sisi investasi, Jawa Barat masih menjadi tujuan investor. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai sekitar Rp296,8 triliun, melampaui target dan menjadi yang terbesar secara nasional.

Perubahan perilaku transaksi masyarakat juga tercermin dari meningkatnya penggunaan pembayaran non-tunai, terutama melalui QRIS. Sepanjang 2025, volume transaksi QRIS tumbuh lebih dari 132 persen, sementara nilai transaksinya meningkat sekitar 93 persen. Jumlah merchant QRIS pun terus bertambah dan didominasi pelaku usaha mikro.

BI menilai percepatan digitalisasi pembayaran turut mendorong inklusi keuangan dan memperluas pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Digitalisasi ini dinilai bukan hanya memudahkan transaksi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha lebih luas bagi pelaku usaha kecil.

Dari sisi harga, BI mencatat inflasi Jawa Barat selama 2025 masih terjaga dalam rentang sasaran. Bahkan, pada Januari 2026 sempat terjadi deflasi seiring turunnya harga sejumlah bahan pangan, seperti cabai dan daging ayam.

Ke depan, BI memproyeksikan inflasi 2026 tetap berada di kisaran target sekitar 2,5±1 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada 2026 diperkirakan tetap kuat dan berpotensi meningkat dibanding tahun sebelumnya.

BI memperkirakan penguatan ekonomi pada 2026 akan didorong oleh permintaan domestik dan investasi, serta didukung pengembangan sektor-sektor baru seperti pariwisata, ekonomi kreatif, ekonomi syariah, dan ekonomi hijau.