BERITA TERKINI
Bassist God Bless Donny Fattah Wafat di Usia 76 Tahun

Bassist God Bless Donny Fattah Wafat di Usia 76 Tahun

Dunia musik Indonesia kembali berduka. Donny Fattah, bassist sekaligus salah satu pendiri band rock legendaris God Bless, meninggal dunia pada Sabtu (7/3) dalam usia 76 tahun.

Kabar duka tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi God Bless, @godblessrocks. Dalam unggahannya, pihak band menyampaikan permohonan maaf serta doa untuk almarhum.

“Mohon dimaafkan jika terdapat kesalahan almarhum. Semoga amal dan seluruh kebaikannya diterima di sisi-Nya,” tulis akun resmi band tersebut.

Donny Fattah mengembuskan napas terakhir di RSUP Fatmawati, Jakarta.

Sebelum wafat, Donny diketahui memiliki sejumlah riwayat penyakit serius. Ia pernah menyampaikan bahwa dirinya menderita sarcopenia, penyumbatan vaskuler, serta penyakit autoimun. Kondisi tersebut membuatnya menjalani pengobatan intensif dan mengonsumsi banyak obat setiap hari.

“Saya justru mendapat terlalu banyak obat. Sehari saya minum 32 jenis obat untuk tiga penyakit tadi. Ada vitamin, ada obat kimia, dan ini sudah berjalan hampir dua tahun sebenarnya,” ungkap Donny kepada media pada Mei 2025 di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Meski kesehatannya menurun, semangat Donny terhadap musik disebut tetap tinggi hingga akhir hayat.

Nama Donny Fattah lekat dengan perjalanan rock Indonesia. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan God Bless pada 1973 di Jakarta. Band ini kemudian dikenal sebagai salah satu ikon musik rock Tanah Air dengan karya-karya yang bertahan lintas generasi. Sebagai bassist, Donny disebut memiliki karakter permainan yang kuat dan menjadi bagian penting dari identitas musikal God Bless.

Kepergian Donny memunculkan duka dari sejumlah musisi. Chua Kotak menuliskan, “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga diberikan keridaan atas berpulangnya Om Donny.” Ferdy Tahier turut menyampaikan, “Rest in peace, Om Don.” Sementara Pongki Barata menulis, “Sungguh kehilangan. Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan,” serta ucapan, “Turut berdukacita. Selamat jalan, legend.”