Bank sentral Taiwan menyatakan dampak kesepakatan perdagangan dan tarif antara Amerika Serikat dan Taiwan bulan ini terhadap nilai tukar dolar Taiwan masih berada dalam “kisaran yang terkendali”. Pernyataan itu disampaikan dalam laporan kepada anggota parlemen pada Sabtu.
Dalam kesepakatan tersebut, tarif atas barang Taiwan dipangkas menjadi 15% dari sebelumnya 20%. Selain itu, perusahaan-perusahaan Taiwan disebut akan menginvestasikan US$250 miliar di Amerika Serikat, sementara Taiwan juga akan menjamin tambahan US$250 miliar dalam bentuk kredit untuk memfasilitasi investasi lebih lanjut.
Bank sentral menilai rencana investasi ke AS berpotensi meningkatkan permintaan dolar AS dari perusahaan-perusahaan Taiwan. Meski demikian, otoritas moneter itu menegaskan pengaruhnya terhadap nilai tukar dolar Taiwan masih dapat dikelola.
Bank sentral juga menyoroti bahwa eksportir besar Taiwan selama ini telah mengakumulasi aset valuta asing dalam jumlah signifikan. Kondisi tersebut memungkinkan perusahaan menggunakan kepemilikan mata uang asing mereka sebagai sumber pendanaan dolar AS untuk berinvestasi di AS, sehingga tidak selalu perlu mengonversi dolar Taiwan ke dolar AS terlebih dahulu. Menurut bank sentral, hal ini dapat mengurangi dampak terhadap pasar valuta asing domestik.
Selain itu, karena pendapatan masa depan perusahaan dari investasi tersebut diperkirakan dalam denominasi dolar AS, perusahaan dapat menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS atau memperoleh pembiayaan dolar AS melalui bank. Skema ini memungkinkan pembayaran kewajiban menggunakan pendapatan dolar AS di masa mendatang, yang disebut bank sentral sebagai “efek lindung nilai alami”.
Bank sentral menambahkan, implementasi perjanjian perdagangan itu diperkirakan dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun. Tahapan ini dinilai dapat menyebarkan kebutuhan perusahaan terhadap dolar AS dari waktu ke waktu dan semakin mengurangi tekanan terhadap pasar valuta asing domestik.
Dalam laporan tersebut, bank sentral kembali menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam pembicaraan perdagangan dan tarif dengan Amerika Serikat.

