DENPASAR – Bali Convention and Exhibition Bureau (BaliCEB) terus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi unggulan Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di kawasan Asia Pasifik melalui partisipasinya dalam Asia Pacific Incentives and Meetings Event (AIME) 2026. Pameran industri MICE tersebut dijadwalkan berlangsung di Melbourne, Australia, pada 9–11 Februari 2026.
Keikutsertaan BaliCEB dinilai sebagai langkah strategis untuk memperluas jaringan kemitraan sekaligus meningkatkan eksposur Bali di pasar Australia dan Asia Pasifik. AIME dikenal sebagai salah satu pameran MICE terbesar di kawasan yang mempertemukan pelaku industri dengan para pembeli (buyer) internasional.
Perwakilan BaliCEB, Ketut Jaman, menyampaikan bahwa antusiasme penyelenggara corporate meeting dan incentive travel dari berbagai negara, seperti Australia, Singapura, Tiongkok, India, Malaysia, dan Thailand, menunjukkan tren positif. Ia menyebut Bali secara konsisten masuk dalam daftar destinasi prioritas bagi klien internasional.
Dalam rangkaian kegiatan AIME 2026, BaliCEB melakukan presentasi dan pertemuan bisnis dengan sejumlah event planner, professional conference organizer (PCO), incentive house, serta corporate buyer. Diskusi mencakup kesiapan infrastruktur dan regulasi penyelenggaraan event internasional, mulai dari perizinan, ketentuan visa, prosedur kepabeanan, sistem pengamanan, hingga kemudahan akses melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Bali juga memaparkan kelengkapan fasilitas MICE, termasuk pilihan venue meeting dan convention center bertaraf internasional, akomodasi hotel berbintang, layanan audiovisual profesional, transportasi terintegrasi, serta pengalaman budaya autentik sebagai nilai tambah destinasi.
Partisipasi di AIME 2026 turut dimanfaatkan untuk memperluas jejaring strategis serta memetakan tren dan kebutuhan pasar MICE di Asia Pasifik. Melalui promosi terpadu dan kolaborasi lintas sektor, BaliCEB menyatakan optimistis sektor MICE Bali dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Dalam kesempatan yang sama, delegasi BaliCEB juga mengunjungi Paviliun Wonderful Indonesia dan memperoleh dukungan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri disebut menjadi faktor penting dalam memperkuat promosi serta meningkatkan daya saing Bali sebagai destinasi MICE kelas dunia.

