BERITA TERKINI
Bakamla Prediksi Ancaman Maritim 2023: Konflik Laut China Selatan hingga Penyelundupan Narkoba

Bakamla Prediksi Ancaman Maritim 2023: Konflik Laut China Selatan hingga Penyelundupan Narkoba

JAKARTA — Badan Keamanan Laut (Bakamla) memprediksi potensi ancaman keamanan di wilayah perairan Indonesia pada 2023 masih serupa dengan tahun sebelumnya. Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia menyebut, isu yang berpotensi mencuat antara lain konflik di Laut China Selatan (LCS) serta aktivitas sindikat penyelundupan narkoba.

Menurut Aan, konflik LCS berpeluang mengalami peningkatan eskalasi. Sementara itu, penyelundupan narkoba internasional dinilai masih tinggi dan berasal dari jaringan golden triangle (Asia Tenggara) serta golden crescent (Timur Tengah).

Perdagangan ganja dan ancaman perampokan

Bakamla juga menyoroti perdagangan ganja dari Aceh ke Thailand, seiring dilegalkannya ganja di negara tersebut. Selain itu, Aan menyebut ancaman perampokan di laut perlu diamati sejak dini.

Langkah patroli dan diplomasi maritim

Dalam pelaksanaan patroli, Bakamla menyatakan berupaya hadir semaksimal mungkin di wilayah perbatasan. Aan menyebut salah satu langkah yang dilakukan adalah diplomasi maritim dalam bentuk shadowing terhadap kapal pemerintah asing, serta penangkapan Kapal Ikan Asing (KIA).