BERITA TERKINI
AS dan Uni Eropa Mulai Pembicaraan Regulasi Teknologi di Pittsburgh, Prancis Menolak di Tengah Sengketa Kapal Selam

AS dan Uni Eropa Mulai Pembicaraan Regulasi Teknologi di Pittsburgh, Prancis Menolak di Tengah Sengketa Kapal Selam

Amerika Serikat dan Uni Eropa pekan ini memulai upaya untuk memperdalam kerja sama dalam regulasi teknologi melalui pertemuan tingkat tinggi di Pittsburgh, Pennsylvania, Rabu (29/9). Namun, langkah tersebut diwarnai penolakan dari Prancis yang tengah berselisih dengan Washington terkait perjanjian pengadaan kapal selam.

Pembicaraan ini merupakan pertemuan putaran pertama Dewan Perdagangan dan Teknologi (Trade and Technology Council/TTC) AS-Uni Eropa. Forum tersebut dibentuk setelah pertemuan puncak pada Juni lalu dan ditujukan untuk mengkaji sejumlah isu, termasuk upaya menyelaraskan strategi dalam mengatur perusahaan internet raksasa serta mempertahankan nilai-nilai demokrasi.

Prancis disebut berupaya menangguhkan pertemuan tersebut sebagai respons atas pakta keamanan antara Amerika Serikat, Inggris, dan Australia—yang dikenal sebagai AUKUS—yang membuat Australia membatalkan kontrak kapal selam dari Prancis bernilai miliaran dolar.

Latar pembentukan TTC

TTC dibentuk atas dorongan Eropa yang menginginkan tanda konkret peningkatan kerja sama trans-Atlantik setelah beberapa tahun ketegangan, terutama di bidang perdagangan, ketika Amerika Serikat berada di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Delegasi yang hadir

Dari pihak Amerika Serikat, pemerintahan Presiden Joe Biden akan diwakili oleh Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Utusan Khusus Perdagangan Katherine Tai, dan Menteri Perdagangan Gina Raimondo.

Sementara dari Uni Eropa, Wakil Presiden Eksekutif Margrethe Vestager akan turut mewakili, dengan Valdis Dombrovskis memimpin pembicaraan.

Vestager, yang dikenal sebagai pakar kebijakan teknologi Uni Eropa, menyatakan pembicaraan ini akan berupaya meningkatkan kerja sama “di bidang-bidang di mana ada rasa nilai bersama sebagai dua negara demokrasi yang besar dan sudah lama ada.”

Sikap soal China menjadi perhatian

Pernyataan Vestager itu tidak menyinggung kebangkitan China. Hal ini dinilai dapat dipahami mengingat Amerika Serikat telah menekan mitranya di Uni Eropa untuk mengisolasi China di panggung global.

Namun, di Eropa, sejumlah negara anggota yang berpengaruh seperti Prancis dan Jerman disebut enggan mengikuti seruan peningkatan ketegasan yang didorong Amerika secara membabi buta.

Dalam sebuah dokumen kajian bagi Peterson Institute di Washington DC, mantan kepala urusan perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom dan analis Chad Bown menyebut pejabat Eropa tidak ingin TTC berubah menjadi forum yang hanya berujung pada kecaman terhadap China tanpa hasil.

Putaran berikutnya

Pertemuan di Pittsburgh—kota yang berkembang menjadi pusat teknologi—menjadi agenda pembuka TTC. Vestager mengatakan putaran kedua direncanakan berlangsung pada musim semi mendatang.

Sementara itu, para diplomat Uni Eropa menyebut dalam pertemuan pada Jumat (24/9), Prancis melontarkan kritik keras terhadap pertemuan tersebut dan mengingatkan negara-negara anggota Uni Eropa bahwa upaya sebelumnya untuk menjalin hubungan perdagangan yang lebih dalam dengan Amerika tidak membuahkan hasil.