Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Agustinus R. Kambuaya mendesak pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap konflik bersenjata yang terus terjadi di Tanah Papua, khususnya di wilayah Papua Barat Daya. Ia menilai penanganan konflik di Papua perlu menjadi prioritas dibanding keterlibatan dalam isu-isu konflik global.
Menurut Kambuaya, konflik berkepanjangan di Papua telah menyebabkan ribuan warga mengungsi dan hidup dalam ketidakpastian selama bertahun-tahun. Ia menyoroti bahwa perhatian publik dan negara kerap lebih besar terhadap konflik internasional, sementara persoalan kemanusiaan di Papua dinilai sering luput dari sorotan.
Kambuaya juga menyebut kondisi pengungsi akibat konflik bersenjata di Papua Pegunungan yang diperkirakan mencapai sekitar 20 ribu orang. Selain itu, ia menyinggung pengungsi dari konflik di wilayah Maybrat, terutama di Kampung Kisor, yang disebut masih menghadapi ketidakpastian sejak beberapa tahun terakhir.
Dalam pernyataannya, Kambuaya mempertanyakan sejauh mana masyarakat asli Papua benar-benar menjadi bagian yang diperhatikan dalam Indonesia. Ia menilai narasi solidaritas nasional kerap digaungkan, namun perhatian terhadap pengungsi di wilayah seperti Nduga dan Kisor belum setara.

