BERITA TERKINI
Analisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel "Konspirasi Alam Semesta" Karya Fiersa Besari

Analisis Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel "Konspirasi Alam Semesta" Karya Fiersa Besari

Sebuah kajian yang ditulis Elida Sari dari Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Pamulang, membahas analisis unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel Konspirasi Alam Semesta karya Fiersa Besari. Novel yang terbit pada 2017 itu disebut sempat populer, seiring sosok pengarangnya yang juga dikenal sebagai musisi.

Dalam abstraknya, penulis menyatakan analisis dilakukan untuk memaparkan dan menggambarkan isi novel melalui metode deskriptif. Sumber data kajian berasal dari isi novel Konspirasi Alam Semesta, dengan tujuan mengidentifikasi unsur-unsur yang terkandung di dalam cerita melalui pendekatan unsur intrinsik dan ekstrinsik.

Hasil kajian menyebut unsur-unsur dalam novel dinilai cukup jelas. Novel tersebut digambarkan menggunakan struktur dan bahasa yang sederhana, indah, serta bermakna. Meski terkesan sederhana, cerita disebut mampu membawa pembaca larut dalam suasana yang dibangun oleh berbagai unsur pembentuknya.

Dari analisis yang dilakukan, unsur intrinsik yang ditemukan meliputi judul, tema, penokohan, latar, konflik, dan alur. Sementara unsur ekstrinsik yang diidentifikasi mencakup analisis sosial, analisis humaniora, serta nilai-nilai kehidupan.

Dalam bagian pendahuluan, tulisan itu juga menegaskan posisi novel sebagai salah satu bentuk karya sastra yang memiliki nilai estetika, baik dari segi bahasa maupun cerita. Novel dipaparkan sebagai karya prosa panjang yang menampilkan rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekelilingnya, dengan penekanan pada watak dan sifat tokoh. Definisi tersebut merujuk pada KBBI V, serta pandangan Teeuw (1967) yang menyebut novel sebagai genre prosa dengan unsur cerita yang lengkap dan jangkauan media yang luas, termasuk dalam menyajikan persoalan kemasyarakatan.

Tulisan tersebut menguraikan bahwa sebagai karya sastra prosa, novel tersusun atas unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik dipahami sebagai pembangun dari dalam, sedangkan unsur ekstrinsik merupakan pembangun dari luar. Mengacu pada Muhardi dan Hasanuddin (1992), unsur intrinsik dibagi menjadi unsur utama—meliputi tema dan amanat, alur, latar, serta penokohan—dan unsur penunjang seperti gaya bahasa dan sudut pandang. Adapun unsur ekstrinsik juga dibagi menjadi unsur utama yang terkait dengan pengarang, seperti sensitivitas, imajinasi, intelektualitas, dan pandangan hidup, serta unsur penunjang berupa pengaruh lain yang masuk melalui pengarang, termasuk norma, ideologi, tata nilai, konvensi budaya, dan konvensi sastra.

Kajian ini menempatkan Konspirasi Alam Semesta sebagai objek telaah untuk melihat bagaimana unsur pembangun dari dalam dan luar cerita bekerja dalam membentuk keseluruhan novel.