Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan kebutuhan pokok kepada ribuan warga di Jakarta Barat, Ahad (12/4/2026). Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat, terutama kelompok prasejahtera, di tengah kondisi global yang dinilai tidak menentu.
Penyaluran bantuan dilakukan di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya. AHY mengatakan kegiatan itu merupakan upaya Partai Demokrat untuk meringankan beban warga yang membutuhkan. “Saya berada di Gereja Santo Andreas, Kedoya, bersama para pengurus dan jemaat. Semangat kegiatan ini adalah agar Demokrat terus menjadi bagian dari solusi dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” ujar AHY.
AHY menilai tekanan ekonomi masih dirasakan sebagian masyarakat. Ia juga menyinggung situasi global dan konflik di berbagai kawasan dunia yang berpotensi memengaruhi perekonomian Indonesia. “Kita tahu dunia saat ini penuh ketidakpastian. Konflik global, termasuk di Timur Tengah, bisa berdampak pada ekonomi, energi, dan biaya hidup masyarakat. Karena itu kita harus waspada,” kata Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tersebut.
Meski demikian, AHY menyebut pemerintah berupaya menekan dampak ketidakpastian global agar masyarakat tidak terlalu terdampak, termasuk pada biaya transportasi dan kebutuhan energi.
Dalam kesempatan itu, AHY menjelaskan bantuan yang dibagikan merupakan bagian dari program Kuda Biru Project, sebuah gerakan sosial Partai Demokrat. Ia menyatakan dana kegiatan berasal dari hasil lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilakukan saat perayaan Imlek Partai Demokrat beberapa waktu lalu. “Hasil lelang lukisan Pak SBY sepenuhnya digunakan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk bantuan hari ini,” ujarnya.
Ketua Partai Demokrat Jakarta, Mujiyono, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat lintas komunitas dan agama. Ia menilai momentum Paskah menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. “Kami di DPD Demokrat DKI Jakarta ingin memastikan bahwa kehadiran partai benar-benar dirasakan masyarakat. Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi wujud kepedulian nyata kepada warga yang membutuhkan,” kata Mujiyono.
Sementara itu, Ketua Panitia Bakti Sosial, Merry Riana, menyebut kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran dan kepedulian langsung kepada masyarakat.