Samarkand—Asian Development Bank (ADB) meluncurkan inisiatif Asia-Pacific Digital Highway dengan anggaran hingga USD20 miliar untuk memperkecil kesenjangan infrastruktur digital di kawasan Asia dan Pasifik. Program ini juga diarahkan untuk mempersiapkan kawasan menghadapi ekosistem ekonomi berbasis kecerdasan buatan (AI), seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas global.
Berdasarkan keterangan di laman resmi ADB, inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen pendanaan total senilai USD70 miliar yang sebelumnya diumumkan untuk sektor energi dan digital hingga 2035.
ADB menyatakan pendanaan USD20 miliar akan difokuskan pada pembangunan koridor digital fisik, termasuk penggelaran jaringan serat optik terestrial dan bawah laut, penyediaan sambungan satelit, serta pembangunan infrastruktur pusat data berskala regional.
Selain penguatan infrastruktur, ADB juga menaruh perhatian pada aspek perangkat lunak dan tata kelola. Dukungan yang disiapkan mencakup penyusunan kebijakan manajemen risiko keamanan siber serta investasi pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk memperkuat kesiapan pemanfaatan ekosistem digital dan AI.
Hingga 2035, Asia-Pacific Digital Highway menargetkan pemberian akses broadband perdana bagi 200 juta penduduk, peningkatan kecepatan dan keandalan koneksi internet bagi 450 juta pengguna, penurunan biaya konektivitas hingga 40% di daerah terpencil dan wilayah terkurung daratan, serta penciptaan empat juta lapangan kerja baru di sektor teknologi dan bidang pendukungnya.
Dalam skema pembiayaan, ADB akan menanggung USD15 miliar dari sumber dayanya dan menghimpun USD5 miliar melalui pembiayaan bersama dengan mitra strategis serta sektor swasta.
ADB juga bekerja sama dengan Pemerintah Korea Selatan untuk mendirikan pusat inovasi dan pengembangan AI di Seoul. Melalui hibah USD20 juta dari Pemerintah Korea Selatan, pusat ini ditujukan untuk mendorong implementasi AI yang inklusif dan bertanggung jawab, sekaligus menargetkan pelatihan literasi digital dan AI bagi tiga juta individu hingga 2035.