BERITA TERKINI
Abdul Malik Musa Penuhi Undangan Konsulat Jenderal Tiongkok untuk Kunjungan Diplomasi Budaya ke Sejumlah Kota

Abdul Malik Musa Penuhi Undangan Konsulat Jenderal Tiongkok untuk Kunjungan Diplomasi Budaya ke Sejumlah Kota

BANDA ACEH — Tokoh Aceh Abdul Malik Musa menerima undangan resmi dari Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan untuk melakukan kunjungan persahabatan dan diplomasi budaya ke Tiongkok pada 10–18 Mei 2026. Agenda kunjungan mencakup sejumlah kota, antara lain Beijing, Urumqi, dan Kashgar, serta beberapa wilayah lain yang disebut strategis dalam rangka penguatan hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Tiongkok.

Dalam surat undangan, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai kondisi nasional dan budaya Tiongkok, sekaligus mempererat hubungan persahabatan kedua negara. Disebutkan pula seluruh biaya perjalanan, mulai dari pengurusan visa, akomodasi, transportasi, hingga biaya kegiatan selama berada di Tiongkok, ditanggung oleh pihak Konsulat Jenderal.

Berdasarkan itinerary perjalanan, Abdul Malik Musa dijadwalkan bertolak dari Bandara Kualanamu, Medan, menuju Beijing melalui Singapura dengan maskapai Singapore Airlines. Setibanya di Beijing Daxing International Airport, perjalanan dilanjutkan ke Urumqi di wilayah Xinjiang untuk mengikuti sejumlah agenda budaya, kunjungan sosial, serta silaturahmi dengan berbagai pihak.

Selain undangan dari Konsulat Jenderal, Abdul Malik Musa yang merupakan anggota Tuha Lapan Lembaga Wali Nanggroe Aceh juga disebut menerima surat tugas dari Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haytar. Surat tugas yang diterbitkan di Banda Aceh pada 7 Mei 2026 itu menugaskan Abdul Malik Musa melaksanakan kunjungan kerja ke Republik Rakyat Tiongkok pada 9–18 Mei 2026, dengan tujuan mempererat pemahaman budaya antara Tiongkok dan Aceh-Indonesia serta memperkuat hubungan persahabatan kedua pihak.

Dalam surat tugas tersebut, pembiayaan perjalanan juga disebut ditanggung oleh Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan. Kunjungan ini dinilai menjadi bagian dari diplomasi budaya Aceh di tingkat internasional, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang sosial, budaya, dan hubungan antarmasyarakat.