XTransfer dan KBank menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam ajang Singapore FinTech Festival (SFF) 2025 di Singapura untuk mempercepat perdagangan internasional di kawasan ASEAN. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berencana menghadirkan solusi keuangan terpadu bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang menjalankan aktivitas perdagangan lintasnegara di pasar-pasar utama ASEAN.
Dalam MoU tersebut, XTransfer dan KBank akan bekerja sama mengevaluasi dan mengembangkan solusi pembayaran lintasnegara yang komprehensif. Ruang lingkupnya mencakup layanan penerimaan dan pembayaran domestik maupun lintasnegara, serta penukaran valuta asing (valas) yang dirancang bagi UKM yang beroperasi di negara-negara ASEAN, termasuk Thailand, Indonesia, dan Vietnam.
Kedua perusahaan juga akan memanfaatkan application programming interfaces (API) dan platform digital untuk menyediakan layanan penukaran valas otomatis secara real-time serta pemrosesan transaksi yang lebih mulus. Kolaborasi teknologi ini ditujukan untuk meningkatkan skalabilitas, efisiensi, dan keandalan layanan bagi pelaku perdagangan lintasnegara.
Selain pengembangan solusi pembayaran, kemitraan ini mencakup penguatan integrasi operasional antara XTransfer dan KBank. Langkah yang direncanakan meliputi peningkatan konektivitas sistem, standardisasi format pelaporan, serta penerapan straight-through processing untuk memperkuat manajemen risiko dan kinerja layanan.
Untuk mendukung kebutuhan modal kerja klien, XTransfer dan KBank juga akan mengevaluasi solusi pembiayaan bagi pelaku usaha asal Tiongkok. Inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan akses pendanaan dan memperlancar proses pelanggan.
Founder & CEO XTransfer Bill Deng menyatakan kolaborasi dengan KBank merupakan perkembangan penting dalam upaya memperluas efisiensi dan inklusivitas perdagangan lintasnegara bagi UKM di ASEAN. Ia menambahkan, pemanfaatan kekuatan regional KBank diharapkan dapat membantu klien menghemat biaya, meningkatkan arus kas, dan mempercepat proses transaksi, sembari memperkuat kepatuhan regulasi dan manajemen risiko.
Sementara itu, Executive Vice President sekaligus Corporate Strategy and Innovation Division Head KBank Dr. Karin Boonlertvanich mengatakan perdagangan dan bisnis lintasnegara di ASEAN meningkat sekitar 8%, didorong kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Menurutnya, transformasi digital membuka peluang bagi UKM untuk berkembang lebih cepat, menekan biaya transaksi perbankan, dan meminimalkan risiko.
Ia menambahkan, dengan menggabungkan jaringan regional KBank yang mencakup Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Tiongkok serta solusi digital XTransfer, kemitraan ini ditujukan untuk menghadirkan layanan keuangan lintasnegara yang mudah, aman, dan hemat biaya. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu UKM memperluas jangkauan bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat daya saing di pasar global.

