XRP bertahan di dekat level US$1,41 setelah menjalani sesi perdagangan yang relatif stabil. Meski demikian, pergerakan harga masih terkunci dalam rentang sempit, mencerminkan belum adanya pihak—baik pembeli maupun penjual—yang benar-benar mengambil kendali.
Dalam sepekan terakhir, dompet whale dilaporkan menambahkan sekitar 40 juta XRP. Aktivitas ini mengindikasikan akumulasi yang terjadi di tengah fase konsolidasi, ketika harga bergerak terbatas tanpa katalis spesifik dari token tersebut.
Secara umum, XRP bergerak sejalan dengan pasar kripto yang lebih luas. Sentimen pasar tetap sensitif terhadap kondisi makro, dengan aset kripto bereaksi hati-hati terhadap ekspektasi suku bunga.
Dari sisi aksi harga, XRP naik sekitar 0,6% dari kisaran US$1,38 ke sekitar US$1,41. Sepanjang periode pengamatan, harga bergerak dalam rentang ketat US$1,38–US$1,43. Kenaikan berulang kali tertahan di sekitar US$1,42, sementara pembeli terlihat mempertahankan area US$1,38, membentuk rangkaian level terendah yang lebih tinggi.
Secara teknikal, struktur pergerakan XRP menunjukkan pola rentang yang menyempit, dengan dukungan di sekitar US$1,38 dan resistensi di sekitar US$1,42. Terbentuknya higher lows mengisyaratkan masuknya pembeli secara bertahap, namun belum diikuti dorongan lanjutan yang cukup kuat sehingga momentum tetap terbatas. Pola ini menyerupai fase kompresi, ketika harga menguncup sebelum berpotensi bergerak lebih besar.
Volume perdagangan tercatat sedikit meningkat, tetapi belum cukup kuat untuk mengonfirmasi terjadinya breakout. Sejumlah pedagang kini memantau kemungkinan penembusan di atas US$1,42 yang dapat membuka ruang pergerakan ke area US$1,45–US$1,50. Sebaliknya, apabila dukungan US$1,38 gagal bertahan, penurunan disebut berpotensi meluas menuju US$1,30.
Untuk saat ini, XRP masih berada dalam kisaran terbatas. Arah pergerakan berikutnya dinilai kemungkinan besar ditentukan oleh terobosan di salah satu sisi rentang yang kian menyempit tersebut.

