Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno membatalkan wacana penerapan belajar dari rumah. Dengan keputusan ini, siswa tetap menjalani pembelajaran tatap muka di sekolah.
Pratikno menyampaikan kebijakan tersebut diambil dengan pertimbangan pencegahan learning loss di tengah situasi krisis global. Pembelajaran tatap muka dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan proses belajar agar tidak terjadi penurunan capaian pembelajaran.

