Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam memperkuat kerja sama dengan Asosiasi Pariwisata Asia-Pasifik (PATA) melalui pertemuan yang membahas promosi pameran dagang ITE HCMC 2026 serta peluang kolaborasi jangka panjang di sektor pariwisata.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Direktur Jenderal Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam, Nguyen Thi Hoa Mai, menyampaikan informasi mengenai penyelenggaraan ITE HCMC 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 Agustus. Vietnam juga mengundang para pemimpin senior PATA untuk hadir dan berbagi inisiatif serta pengalaman organisasi pada Konferensi Menteri tentang Pariwisata dalam kerangka sejumlah mekanisme kerja sama regional, termasuk Kamboja–Laos–Vietnam, Kamboja–Laos–Myanmar–Vietnam, dan Strategi Kerja Sama Ekonomi Ayeyawady–Chao Phraya–Mekong.
Nguyen Thi Hoa Mai meminta dukungan PATA untuk mempromosikan ITE HCMC 2026 melalui platform resmi asosiasi. Ia juga meminta bantuan pengiriman undangan elektronik kepada mitra internasional, terutama pembeli dari pasar utama seperti Tiongkok, India, dan Amerika Serikat.
CEO PATA, Noor Ahmad Hamid, menyatakan persetujuannya dan menegaskan kesiapan PATA untuk bekerja sama dalam pelaksanaan rencana tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa PATA siap menghadirkan para ahli di bidang pariwisata berkelanjutan serta penerapan kecerdasan buatan dalam pariwisata untuk mendukung industri pariwisata Vietnam sesuai kebutuhan.
Selain itu, Noor mengusulkan agar Vietnam menjajaki kemungkinan menjadi tuan rumah PATA Travel Mart atau pameran dagang khusus pada bidang yang dinilai saling menguntungkan, seperti pariwisata MICE serta pariwisata kesehatan dan kebugaran.
Menanggapi usulan tersebut, Nguyen Thi Hoa Mai menyatakan Vietnam akan melakukan kajian menyeluruh dan mengadakan diskusi khusus dengan PATA dalam waktu dekat.
Dalam pertemuan yang sama, kedua pihak turut membahas promosi proyek kerja sama jangka panjang di Vietnam. Administrasi Pariwisata Nasional Vietnam meminta PATA untuk terus menyelenggarakan acara dan program tematik di Vietnam, mendukung kehadiran para ahli dan pembicara internasional dalam konferensi, seminar, serta program survei, dan meningkatkan promosi pariwisata Vietnam di ekosistem media PATA, termasuk situs web, media sosial, dan jaringan anggota globalnya.
Vietnam juga berharap PATA terus berbagi informasi dan data penelitian terkait tren pariwisata global dan regional. Dukungan lain yang diharapkan mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan manajemen destinasi berkelanjutan, transformasi digital, riset pasar, statistik pariwisata, serta pengembangan produk.
Kedua belah pihak juga sepakat memperluas peluang bagi pelaku usaha Vietnam untuk berpartisipasi dalam kegiatan utama PATA, seperti PATA Travel Mart, PATA Gold Awards, serta program pelatihan dan seminar tematik.