BERITA TERKINI
Trump Hentikan Sementara Operasi Militer di Selat Hormuz, Iran Perketat Pengawasan Pelayaran

Trump Hentikan Sementara Operasi Militer di Selat Hormuz, Iran Perketat Pengawasan Pelayaran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan sementara operasi militer di Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran yang dinilai berpengaruh pada stabilitas ekonomi global. Langkah tersebut disebut diambil untuk membuka ruang negosiasi dan meredam kekhawatiran lonjakan harga energi dunia akibat gangguan jalur distribusi minyak.

Trump menyampaikan keputusan itu melalui platform Truth Social. Ia menyatakan operasi pembebasan jalur pelayaran dihentikan sementara guna memberi kesempatan bagi proses perundingan, setelah adanya komunikasi dengan sejumlah negara, termasuk Pakistan, serta indikasi kemajuan dalam pembicaraan dengan Iran.

“Kami sepakat bahwa, meskipun blokade tetap berlaku, operasi akan dihentikan sementara untuk melihat kemungkinan kesepakatan dapat dicapai,” tulis Trump. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari Teheran terkait klaim tersebut.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dilaporkan memperluas pengawasan di Selat Hormuz dengan menetapkan koridor pelayaran tertentu. IRGC juga memperingatkan kapal-kapal asing agar mematuhi aturan yang ditetapkan atau menghadapi risiko keamanan.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menyalurkan sekitar seperlima pasokan energi global. Ketegangan di kawasan Teluk disebut turut mendorong kenaikan harga minyak mentah dan pupuk, yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi serta memicu risiko krisis pangan di berbagai negara.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan operasi ofensif telah dihentikan dan situasi masih dipantau. “Tidak ada penembakan kecuali kami diserang lebih dulu,” ujarnya di Washington.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan pihaknya tidak mencari konflik terbuka, namun tetap siaga terhadap perkembangan di lapangan. “Kami akan terus memantau situasi dengan sangat ketat,” katanya.