BERITA TERKINI
Trump Dijadwalkan ke Beijing, Gedung Putih Siapkan Delegasi CEO Terbatas di Tengah Ketegangan Dagang

Trump Dijadwalkan ke Beijing, Gedung Putih Siapkan Delegasi CEO Terbatas di Tengah Ketegangan Dagang

Gedung Putih mengundang delegasi CEO dalam jumlah terbatas untuk mendampingi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kunjungan ke Beijing, China, pekan depan. Langkah ini dinilai mencerminkan perbedaan pandangan di internal pemerintahan AS terkait kebijakan ekonomi terhadap China, sekaligus menunjukkan ekspektasi yang relatif terbatas terhadap hasil pertemuan tingkat tinggi tersebut.

Menurut lima sumber yang mengetahui persiapan kunjungan, jumlah delegasi bisnis kali ini jauh lebih kecil dibanding lawatan Trump ke China pada 2017, ketika ia didampingi 29 eksekutif perusahaan besar. Dalam kunjungan kali ini, Gedung Putih bersama Departemen Keuangan AS mempertimbangkan mengundang sekitar selusin perusahaan.

Sejumlah nama yang disebut masuk dalam daftar undangan, berdasarkan laporan media, antara lain CEO Nvidia, Apple, Qualcomm, Citigroup, dan Boeing. Namun, daftar lengkap perusahaan yang diundang belum dapat dipastikan secara resmi.

Para CEO tersebut dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan bersama Trump yang akan digelar oleh Presiden China Xi Jinping. Kunjungan Trump ke Beijing disebut berlangsung pada 14–15 Mei.

Perbedaan strategi dan dinamika internal

Undangan kepada delegasi bisnis disebut dikirim secara mendadak, yang menggambarkan adanya perdebatan internal mengenai jumlah dan komposisi eksekutif yang akan dibawa. Situasi ini juga dipandang menunjukkan pendekatan yang lebih hati-hati dalam hubungan ekonomi dengan China.

Pembentukan delegasi yang lebih kecil ini berbeda dengan pola sejumlah pemimpin Barat lainnya. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, misalnya, membawa sekitar 60 eksekutif bisnis dan budaya dalam kunjungannya pada Januari. Sementara Kanselir Jerman Friedrich Merz membawa 29 pemimpin industri pada bulan berikutnya.

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer juga disebut berhati-hati terhadap gagasan membawa delegasi besar, dengan fokus menjaga pembahasan tetap pada konsep “perdagangan terkelola” (managed trade) agar ekspektasi tidak terlalu tinggi.

Fokus pembahasan: perdagangan dan teknologi

Sejumlah analis menilai format delegasi yang kecil menggambarkan ruang kompromi yang lebih realistis. Reva Goujon dari Rhodium Group menyebut delegasi kecil lebih sesuai dengan ekspektasi terbatas terhadap hasil konkret dari pertemuan tersebut.

Dari sisi industri teknologi, CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan akan ikut dalam kunjungan tersebut jika diundang. Pernyataan itu muncul di tengah upaya Nvidia memperluas penjualan chip kecerdasan buatan (AI) ke pasar China, yang selama ini menghadapi hambatan regulasi.

Selain teknologi, sejumlah perusahaan di sektor pertanian—termasuk produsen daging sapi dan kedelai AS—juga dilaporkan masuk dalam pertimbangan undangan.

Boeing dan negosiasi dagang ikut menjadi sorotan

Pertemuan tingkat tinggi ini juga dinilai berpotensi membuka peluang pesanan besar China kepada Boeing, yang disebut dapat menjadi kontrak besar pertama sejak 2017. CEO Boeing Kelly Ortberg sebelumnya menyampaikan perusahaan masih dalam pembicaraan lanjutan terkait potensi pesanan hingga 500 unit pesawat 737 MAX serta puluhan pesawat berbadan lebar.

Dalam kunjungan Trump ke China pada 2017, kedua negara sempat mengumumkan kesepakatan bisnis bernilai lebih dari 250 miliar dolar AS. Namun, banyak di antaranya disebut berupa nota kesepahaman yang tidak mengikat secara langsung.

Di luar kerja sama bisnis, agenda utama lain adalah kemungkinan perpanjangan gencatan dagang yang disepakati Oktober lalu, ketika kedua negara menahan diri dari kebijakan pembatasan ekspor balasan. China disebut menginginkan perpanjangan minimal satu tahun, sedangkan AS mengusulkan enam bulan.

Beijing juga mendorong Washington untuk tidak melakukan tindakan balasan baru terkait perdagangan, termasuk pembatasan ekspor teknologi. Selain itu, China disebut meminta AS mempertimbangkan pelonggaran kontrol atas peralatan pembuatan chip dan semikonduktor canggih.