BERITA TERKINI
Tommy Tampubolon: Ekonomi Kreatif Tumbuh 5,69% di Tengah Ketidakpastian Global

Tommy Tampubolon: Ekonomi Kreatif Tumbuh 5,69% di Tengah Ketidakpastian Global

Ketua Komite Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) 2026, Tommy William Tampubolon, mengatakan sektor ekonomi kreatif Indonesia terus menunjukkan performa yang mengesankan di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan. Menurutnya, ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pernyataan itu disampaikan Tommy dalam sambutannya pada Rakernas Gekrafs 2026 yang digelar di Nusantara Ballroom, NT Tower, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Tommy menilai Indonesia saat ini berada pada fase penting dalam proses pembangunan nasional yang menempatkan kreativitas dan inovasi sebagai fondasi menuju kemajuan bangsa. Ia juga menyinggung visi Asta Cita yang disebutnya menempatkan inovasi, kreativitas, dan kemandirian ekonomi sebagai landasan menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, Tommy menyebut sektor ekonomi kreatif menunjukkan ketahanan yang kuat. Berdasarkan data terbaru yang ia sampaikan, ekonomi kreatif Indonesia tumbuh 5,69% dengan nilai ekspor mencapai 12,89 miliar dolar Amerika Serikat, serta menyerap lebih dari 27 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Menurut Tommy, capaian tersebut menegaskan ekonomi kreatif bukan lagi sekadar sektor alternatif, melainkan telah berkembang menjadi mesin pertumbuhan baru perekonomian nasional.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari peran komunitas kreatif, gerakan kolaboratif, dan organisasi yang konsisten menggerakkan potensi anak bangsa, termasuk Gekrafs. Tommy menekankan Gekrafs memiliki peran strategis dalam menghubungkan pelaku industri kreatif, komunitas, dan pemerintah untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Rakernas Gekrafs 2026 juga disebut menjadi momentum penting bagi organisasi setelah suksesnya Kongres Gekrafs pada tahun sebelumnya dalam rangkaian Rembuk Kreatif Nasional. Dalam kongres tersebut, para pelaku ekonomi kreatif dari 38 provinsi di Indonesia hingga jejaring luar negeri berkumpul dan menyatukan visi membangun masa depan ekonomi kreatif nasional.

Tommy menyampaikan Rakernas tahun ini diikuti lebih dari 350 pimpinan strategis Gekrafs dari berbagai wilayah, terdiri atas jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), pengurus wilayah di 38 provinsi, serta 288 pengurus cabang di seluruh Indonesia. Ia juga menyebut dalam forum sebelumnya, Ketua Umum Gekrafs Kawendra Lukistian kembali dipercaya memimpin organisasi untuk periode 2025–2030.

Kegiatan ini turut disaksikan 12 perwakilan pengurus Gekrafs di luar negeri, termasuk dari Singapura, Belanda, Inggris, dan sejumlah negara lainnya. Menurut Tommy, kehadiran jaringan internasional menunjukkan Gekrafs berkembang menjadi gerakan nasional sekaligus global yang menghimpun energi kreatif anak bangsa.

Melalui Rakernas ini, Tommy berharap Gekrafs semakin memperkuat perannya sebagai rumah besar bagi pelaku industri kreatif di Indonesia, sekaligus menjadi jembatan antara komunitas kreatif, dunia industri, dan pemerintah untuk mendorong lahirnya inovasi baru dari berbagai daerah.