BERITA TERKINI
Tim BKDN.LoveBaku Raih Medali Perunggu di Kejuaraan ICPC Asia Pasifik 2026

Tim BKDN.LoveBaku Raih Medali Perunggu di Kejuaraan ICPC Asia Pasifik 2026

Tim BKDN.LoveBaku meraih medali perunggu pada Kejuaraan ICPC Asia Pasifik 2026 setelah menyelesaikan enam soal dalam durasi kompetisi selama lima jam. Ajang ini merupakan kompetisi regional bergengsi dalam sistem International Collegiate Programming Contest (ICPC) yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai tahapan seleksi.

Salah satu anggota tim, Luu Duy Quang dari kelas 22T-KHDL, mengatakan Kejuaraan ICPC Asia Pasifik dikenal sangat kompetitif karena menghadirkan tim terkuat di kawasan. Ia menjelaskan, perjalanan menuju level tersebut berlangsung panjang melalui sejumlah babak, mulai dari tingkat provinsi/kota, nasional, regional, hingga Asia Pasifik, sehingga konsistensi dan latihan intens menjadi faktor penting untuk meraih hasil.

Quang menyebut timnya menjaga rutinitas latihan selama hampir tiga tahun dengan mensimulasikan format ICPC, termasuk batas waktu lima jam seperti di kompetisi resmi. Setelah setiap sesi, mereka mengevaluasi soal yang belum terpecahkan, menyesuaikan strategi, dan menambah pengetahuan baru untuk meningkatkan performa.

“Ini adalah tahun terakhir bagi anggota tim untuk berkompetisi di bawah naungan Universitas Teknologi, jadi medali Asia ini sangat istimewa, sebuah penutup yang sempurna untuk kerja keras dan kompetisi selama bertahun-tahun,” ujar Quang, mengenang momen ketika tim mengetahui mereka berhasil meraih perunggu setelah pertandingan berakhir.

Tim ini berlatih di bawah bimbingan Dr. Pham Minh Tuan, dosen Fakultas Teknologi Informasi. Menurut Quang, selama pelatihan setiap anggota menjalankan peran masing-masing dan saling mendukung untuk mengoptimalkan kinerja. Ia juga mengakui adanya sedikit penyesalan karena tim hanya selangkah lagi untuk melaju ke final dunia, namun menilai hasil tersebut menunjukkan ketahanan, semangat juang, dan kompetensi profesional yang solid.

Dr. Pham Minh Tuan menilai capaian di Kejuaraan Asia Pasifik semakin menegaskan posisi mahasiswa Universitas Teknologi dalam komunitas pemrograman kompetitif. Ia juga menyebut hasil tersebut mencerminkan efektivitas lingkungan pelatihan yang menekankan pemikiran algoritmik, keterampilan pemecahan masalah, dan semangat akademis.

Di balik pencapaian tim, masing-masing anggota memiliki perjalanan pengembangan yang berbeda. Vo Dac Bao An, misalnya, disebut menghadapi banyak kesulitan pada tahun-tahun awal kuliah, terutama terkait komunikasi dan kerja tim. Namun, melalui latihan yang gigih dan sikap pantang menyerah, ia perlahan menjadi salah satu anggota penting dalam tim.

Sementara itu, Quang berperan sebagai koordinator taktis selama kompetisi. Ia menggambarkan dinamika emosi yang dialami tim sepanjang rangkaian ICPC, mulai dari penyesalan hingga kegembiraan ketika berhasil menyelesaikan bagian tambahan di menit-menit terakhir. Pengalaman tersebut, menurutnya, meninggalkan kesan mendalam di setiap kompetisi.

Anggota lainnya, Nguyen Duc Nha, mengatakan proses pelatihan membantunya terus meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan strategi tim. “Setiap sesi pelatihan atau kompetisi membantu saya mempelajari banyak hal baru, tidak hanya tentang algoritma tetapi juga tentang kerja tim. Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berjuang di masa depan,” kata Nha.

Secara keseluruhan, prestasi di Kejuaraan ICPC Asia Pasifik 2026 dipandang sebagai perjalanan pertumbuhan bagi para anggota tim, baik dari sisi pola pikir maupun karakter. Quang menekankan pentingnya berani bermimpi besar dan gigih mengejar minat, seraya menyebut timnya tidak memiliki latar belakang khusus, namun berkembang melalui latihan konsisten, penguatan strategi, dan saling belajar satu sama lain. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar dapat mencapai performa maksimal dalam pemrograman kompetitif.