BERITA TERKINI
The Fed Dallas: Penutupan Selat Hormuz hingga Juni Berisiko Pangkas Pertumbuhan PDB Global

The Fed Dallas: Penutupan Selat Hormuz hingga Juni Berisiko Pangkas Pertumbuhan PDB Global

Federal Reserve Bank of Dallas memperkirakan penghentian pengiriman minyak melalui Selat Hormuz yang berlanjut hingga Juni akibat perang di Iran dapat menekan pertumbuhan ekonomi global sebesar 2,9 poin persentase secara tahunan pada kuartal II.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia. Dalam skenario yang dinilai The Fed Dallas, jalur tersebut pada dasarnya telah tertutup akibat perang, sehingga mendorong kenaikan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) hingga melampaui US$97 per barel.

Para peneliti di bank sentral regional tersebut memodelkan potensi dampak ekonomi dari penutupan Selat Hormuz terhadap lalu lintas pengiriman untuk berbagai durasi. Mereka menilai lamanya gangguan menjadi faktor penting yang menentukan arah harga minyak dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.

Jika Selat Hormuz kembali dibuka setelah satu kuartal, The Fed Dallas memperkirakan harga minyak akan turun menjadi sekitar US$68 per barel pada periode Juli hingga September. Dalam skenario yang sama, pertumbuhan PDB diproyeksikan meningkat sebesar 2,2 poin persentase.