Tetra Pak meresmikan Product Development Centre (PDC) di Rayong, Thailand, sebagai bagian dari upaya memperkuat inovasi industri makanan dan minuman di kawasan Asia Pasifik. Fasilitas ini ditujukan untuk membantu produsen mempercepat proses pengembangan produk, mulai dari tahap ide hingga siap diproduksi secara komersial.
Peresmian PDC dilakukan di tengah dinamika pasar Asia Tenggara yang terus berkembang. Pertumbuhan tersebut didorong oleh urbanisasi, meningkatnya daya beli kelas menengah, serta naiknya kesadaran konsumen terhadap produk yang lebih sehat dan bernilai tambah. Dalam konteks ini, peluncuran minuman fungsional disebut mencatat pertumbuhan dua digit, sekitar 15% secara tahunan.
Vice President Marketing Tetra Pak, Julia Luscher, menekankan pentingnya kecepatan dan efisiensi dalam inovasi. Menurutnya, permintaan terhadap produk makanan dan minuman dengan nilai tambah lebih tinggi serta diferensiasi yang jelas semakin kuat di Asia Pasifik. Ia menyebut produsen membutuhkan siklus validasi yang lebih cepat, proses pengembangan yang lebih efisien, dan kemampuan melakukan skala produksi dengan keyakinan untuk bersaing di tingkat regional maupun global.
Julia juga menyatakan jaringan global Product Development Centre milik Tetra Pak menjadi fondasi untuk menggabungkan keahlian inovasi produk dan keunggulan pemrosesan, sehingga produsen dapat mempercepat pengembangan produk sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang lebih berkelanjutan.
PDC di Rayong memiliki luas sekitar 40.000 kaki persegi dan menggabungkan Liquid Food Solutions serta Food Development Facility. Fasilitas ini dilengkapi pilot plant semi-industri yang mendukung proses produksi end-to-end, baik aseptik maupun non-aseptik. Beragam kategori produk dapat dikembangkan, mulai dari susu dan minuman seperti jus, kopi, serta teh, hingga pangan berbasis nabati, es krim, dan makanan siap saji menggunakan teknologi Tetra Recart.
Melalui fasilitas tersebut, produsen dapat melakukan validasi resep sebelum peluncuran komersial, menguji bahan bernilai tinggi dalam kondisi yang mendekati produksi massal, serta mempercepat waktu peluncuran produk dengan dukungan dari laboratorium hingga optimalisasi proses. PDC ini juga menyediakan uji sensori, analisis nutrisi, dan studi umur simpan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap kualitas produk.
Didukung tim ilmuwan dan spesialis industri, PDC dirancang melayani produsen dari berbagai skala, termasuk pelaku usaha yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pengujian berteknologi tinggi.
Investasi ini melengkapi ekspansi Tetra Pak di kawasan, termasuk pengembangan pabrik bahan kemasan di Binh Duong. Managing Director Tetra Pak Malaysia, Singapura, Filipina & Indonesia (MSPI), Marcelo Perazzo, mengatakan PDC di Rayong diharapkan memberikan nilai tambah bagi pelaku industri melalui proses pengembangan produk secara langsung, sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga relevan, memiliki diferensiasi, dan dapat ditingkatkan skalanya di tengah persaingan yang kian ketat.
PDC di Rayong kini beroperasi sebagai bagian dari jaringan global Tetra Pak yang mencakup 12 pusat pengembangan produk. Uji coba komersial bagi pelanggan dijadwalkan mulai berlangsung pada kuartal kedua 2026.

